13 May 2020, 22:07 WIB

Wakil Bupati Rote Ndao Akui belum Salurkan Bansos


Palce Amalo | Nusantara

KABUPATEN Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur belum menyalurkan bantuan sosial (bansos) maupun bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa kepada warga yang terdampak pandemi virus korona atau covid-19.

Hal itu disebabkan verifikasi terhadap calon penerima bantuan belum rampung.

Baca juga: Rapat Senyap DPRD Rote Ndao Hasilkan Keputusan Ilegal

Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus Taek, Rabu (13/5) mengatakan pihaknya masih memisahkan antara warga yang menerima bantuan dari kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat. "Masih verifikasi data supaya tidak terjadi tumpangtindih bantuan," ujarnya.

Dia menyebutkan verifikasi dilakukan secara hati-hati, jangan sampai bantuan yang disalurkan tidak tepat sasaran. Hal yang sama juga berlaku untuk bantuan yang berasal dari dana desa. "Kita juga harus sinkronkan dengan data dari provinsi dan pusat," tambahnya.

Baca juga: Pemprov NTT belum Bagi Bantuan Pangan, Wagub: Belum Dapat Data

Saat ini jumlah penduduk miskin di Rote Ndao sebanyak 46.125 orang dari jumlah penduduk 165.807 orang, tersebar di delapan kecamatan yakni Lobalain, Rote Tengah, Rote Selatan, Pantai Baru, Rote Timur, Landu Leko, Rote Barat, dan Ndao Nuse.

Adapun realokasi APBD Rote Ndao 2020 utuk penanganan covid-19 sebesar Rp18,3 miliar di antaranya untuk bantuan untuk penyediaan jaring pengamanan sosial warga yang terdampak pandemi korona. (X-15)
 

BERITA TERKAIT