14 May 2020, 00:55 WIB

Pakar AS Peringatkan soal Wabah


MI | Internasional

PAKAR penyakit menular asal Amerika Serikat, Anthony Fauci, memperingatkan bahwa ada konsekuensi yang sangat serius jika AS  membuka kembali perekonomian terlalu cepat.

Dalam pernyataannya kepada Senat AS, Fauci mengingatkan para senator berulang kali bahwa virus tidak akan pernah hilang dan kasus-kasus baru tidak dapat dihindari, bahkan dengan peningkatan pengujian dan perawatan.

Yang terpenting, katanya, negara-negara bagian menunjukkan bahwa mereka bisa menangani wabah di masa depan dengan sistem pelacakan yang komprehensif, pengujian yang kuat, dan kapasitas medis yang memadai.

“Tidak ada keraguan, bahkan dalam situasi terbaik, ketika Anda menarik kembali pada mitigasi, Anda akan melihat beberapa kasus
muncul,” kata Fauci, kemarin.

Namun, katanya, tanpa persiapan yang tepat, negara tersebut akan mulai melihat lonjakan kecil yang bisa berubah menjadi wabah dan konsekuensinya bisa sangat serius. Ketika ditanya apakah virus itu akan hilang dengan sendirinya, Fauci tidak setuju. “Itu tidak akan terjadi,” katanya.

Fauci menggunakan pernyataannya itu untuk memperingatkan negara-negara bagian agar tidak bergerak terlalu cepat. Ia berulang kali meminta para pemimpin untuk mengandalkan data dan mengikuti panduan tentang pembukaan kembali yang dikeluarkan pemerintah federal.

Pernyataannya itu keluar ketika banyak negara bagian mulai membuka kembali wilayah mereka. Padahal hanya 33 negara bagian yang telah memenuhi pedoman paling dasar untuk membuka kembali wilayah.


Wapres jaga jarak

Gedung Putih mengatakan, Wakil Presiden AS Mike Pence telah memutuskan untuk menjaga jarak dari Presiden AS Donald Trump selama beberapa hari. Ini terkait masalah sekretaris pers Pence, Katie Miller, yang dinyatakan positif terkena virus korona baru.

“Saya hanya ingin mencatat bahwa itu adalah keputusan pribadinya untuk melakukan itu,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Kayleigh
McEnany. “Mengenai berapa hari dia akan melakukannya, itu adalah keputusan wakil presiden,” tambahnya. Trump sendiri mengatakan  Pence telah dinyatakan negatif untuk virus korona. (AFP/Nur/X-11)

BERITA TERKAIT