13 May 2020, 21:54 WIB

Polisi Sebar Intelijen Pantau Mafia Pangan Jelang Lebaran


Widjajadi | Nusantara

SATUAN Tugas (Satgas) Pangan Kota Solo, Jawa Tengah, menyebar intelijen untuk menelisik dan sekaligus menangkap mafia pangan yang memainkan harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar pada dua minggu menjelang lebaran.

"Jika ada, pasti ketahuan. Kita sudah pantau dari dekat jaringan distribusi sembako. Siapa pun yang sengaja memainkan harga atau menimbun, kita tangkap dan proses hukum," kata Ketua Satgas Pangan Kota Solo AKB Iwan Saktiadi, Rabu (3/5).

Baca juga: Sudah Tiga Kali Rapat, Harga Gula dan Bawang tidak Kunjung Turun

Dari hasil pantauan petugas Satgas Pangan di lapangan, dua minggu menjelang lebaran, harga harga sembako masih fluktuatif dan bahkan ada yang cenderung turun.

Namun begitu, lanjut dia, monitoring terus dilakukan pada jalur distribusi sekaligus untuk menjamin ketersediaan sembako di pasar. "Jika memang ada kecurigaan dari masyarakat, laporkan, pasti langsung ditindaklanjuti," tegas Iwan.

Baca juga: Mengenang Joyce Lin, Pilot Pesawat yang Jatuh di Danau Sentani

Begitu halnya menyangkut ketersediaan gas elpiji, khususnya tabung 3 kg. Satgas Pangan Kota Solo juga terus memelototi agar teoat sasaran, dan bukan mengalir ke rumah makan atau restoran.

Meski dalam situasi pandemi virus korona atau covid-19, banyak warung makan dan restoran sepi, namun pengawasan tabung gas 3 kg tetap dilakukan intensif oleh Polresta Solo. (X-15)

Widjajadi

 

 

BERITA TERKAIT