13 May 2020, 20:05 WIB

Pemprov Sumut Putuskan Beli Bawang Merah dari Brebes


Yoseph Pencawan | Ekonomi

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara memastikan stok bahan pokok di daerahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1441 H.

Namun, khusus untuk gula dan bawang merah, Pemprov Sumut memberi perhatian khusus karena kedua komoditas ini mengalami lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Harga gula pasir melonjak dari Rp12.500 per kg menjadi Rp19.000 per kg, sedangkan bawang merah lebih drastis lagi kenaikan harganya. Dari semula hanya Rp30.000 per kg menjadi Rp60.000 per kg.

"Hal itu terjadi karena keterbatasan stok di pasar," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut Zonny Waldi, Rabu (13/5).

Produksi para petani bawang merah di provinsinya hanya mampu memenuhi 40 persen dari kebutuhan, ditambah lagi saat ini distribusi barang antarprovinsi mengalami kendala akibat pandemi Covid-19.

Karena itu Pemprov Sumut memutuskan akan membeli bawang merah dari Brebes, Jawa Tengah. Ini dilakukan agar kebutuhan terpenuhi dan harga bisa ditekan sampai ke level Rp40.000 per kg.

"kondisi ini terjadi di seluruh Indonesia, kecuali Jawa Tengah. Kita akan membeli bawang merah dari Brebes untuk memenuhi kebutuhan bawang merah kita di sini," ucap Zonny.

Namun demikian, tidak semua bahan pokok mengalami kenaikan harga, salah satu yang mengalami penurunan adalah cabai merah.

Cabai merah bahkan mengalami penurunan harga yang signifikan. Pada bulan April, harga rata-rata cabai merah yang sebelumnya mencapai Rp24.900 per kg turun menjadi menjadi Rp19.600, atau turun sekitar 21 persen.

Menurut Zonny, penurunan harga itu terjadi karena stok cabai yang melimpah di Sumut, yakni mencapai 55.613 ton dengan kebutuhan hanya 4.371 ton per bulan.

Jumlah stoknya pun cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 12 bulan ke depan. Bahkan untuk mendongkrak harga, Pemprov Sumut memutuskan akan menawarkan cabai ke provinsi lain.

Adapun bahan pokok lain seperti telur, garam, minyak goreng, jagung, tepung terigu dan bawang putih dipastikannya tetap stabil. (OL-13)

Baca Juga: Tuban Klaim Surplus Pangan hingga 81 perse

BERITA TERKAIT