13 May 2020, 16:35 WIB

Mahasiswa Pulang Kampung Berdampak pada Perekonomian DIY


Ardi Teristi | Ekonomi

Perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terimbas akibat banyaknya mahasiswa yang pulang kampung selama pandemi covid-19.

Ketua APTISI wilayah DIY, Prof Fathul Wahid menyampaikan dari sumber Bank Indonesia Perwakilan DI Yogyakarta pada akhir April 2020, belanja konsumsi di DIY turun drastis. "Lebih kurang Rp623,226 miliar/bulan (0,4% dari PDRB DIY)," ujar Fathul yang juga Rektor UII Yogyakarta.

Hal tersebut akan terjadi apabila 75% mahasiswa pendatang yang ada di DIY pulang kampung. Jika pandemi covid-19 berkepanjangan, mahasiswa pendatang akan semakin lama tidak kembali lagi ke Jogja.

"Dampak perekonomiannya akan semakin besar. Mulai dari indekos, sarana transportasi, warung-warung makan, dan
lain-lain," kata Fathul.

Selaku institusi, lanjutnya, perguruan tinggi juga merasakan dampak pandemi covid-19.

Baca juga: Baru Disahkan, UU Minerba yang Baru Langsung Panen Kritik

"Kami juga merasakan dampaknya. Mulai penerimaan mahasiswa yang tidak bisa sempurna, musim akademisi yang baru yang mungkin tidak bisa terbayangkan dan ini perlu dimitigasi," jelas Fathul.

Fathul menyebut saat ini perguruan tinggi swasta bersama-sama mencari alternatif yang bisa dilakukan untuk meminimalkan dampak covid-19.

"Misalnya PTS melakukan promosi bersama, menyiapkan penerimaan mahasiswa baru, serta menyiapkan program-program lainnya," ungkap Fathul.

Dia berharap rumusan yang terbaik dipersiapkan guna menghadapi pandemi ini. "Kita persiapkan juga skenario apabila terjadi yang terburuk," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT