13 May 2020, 14:25 WIB

Gunung Leutik Bogor Longsor, Belasan Bangunan Tertimbun


Dede Susianti | Megapolitan

Di masa pandemi dan ramadan ini, Kabupaten Bogor kembali berduka. Bencana longsor yang menelan korban jiwa terjadi di Desa Wangunjaya, Leuwisadeng, salah satu kecamatan di bagian barat Kabupaten Bogor, Rabu (13/5) pagi.

Tanah di Gunung Leutik longsor menimbun rumah warga. Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan ada dua kejadian di daerah yang sama. Pertama pukul 01.00 WIB atau Rabu dini hari dan kedua pukul 05.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi. Akibatnya tanah di Gunung Leutik longsor, sehingga menimbun rumah warga di kaki gunung tersebut.

Baca juga: Tolak Dikarantina WNA Kanada Bikin Ricuh di Temanggung

"Bencana yang semalam terjadi ada dua kali yang membuat kampung ini terbawa arus. Saya meninjau ke sini ingin melihat kondisinya seperti apa. Jalan terputus akibat longsor dari atas dari gunung," kata Ade saat mengunjungi lokasi kejadian, Rabu (13/5)

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, sedikitnya ada 17 bangunan yang rusak berat. Rinciannya 14 merupakan rumah warga, satu majelis talim dan dua fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus).

"Ada 14 rumah hanyut dan ada sekitar 69 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Yang meninggal satu orang dan baru ditemukan. Korban ditemukan di kedalaman sekitar 4 meter. Lalu, ada empat orang terluka," lanjutnya.

Korban meninggal ialah Samsu, 48, Dia warga Kampung Legok Pesar RT. 05/05, Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng.

Sementara korban luka ialah Toto, H. Ujang, Johanes, dan Hanafi. Mereka sudah mendapat penanganan medis. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT