13 May 2020, 13:28 WIB

​​​​​​​Atasi Dampak Pandemi, Kemensos Perkuat Layanan Psikososial


Ihfa Firdausya | Humaniora

MENTERI Sosial Juliari P. Batubara mendorong jajarannya untuk memperkuat program layanan psikososial dalam mengatasi pandemi covid-19. Menurutnya, dampak covid-19 bagi masyarakat turut menyangkut aspek traumatis (psikologis), di samping sosial dan ekonomi.

“Perubahan sangat cepat dan drastis ini berpengaruh psikologis dalam kehidupan kita. Kecemasan, ketakutan, kepanikan, kemungkinan akan menjadi awal yang dirasakan oleh masyarakat. Ini harus direspon Kemensos,” kata Mensos saat menjadi pembicara kunci acara Webinar bertajuk “Peluncuran Program Layanan Psikososial Merespon Pandemi Covid-19”, di Jakarta, Selasa, (12/5), seperti dikutip dari keterangan resmi.

Juliari mengatakan bahwa masalah psikologis dan emosional bisa muncul pada mereka yang anggota keluarganya terkena covid-19.

"Karena harus terpisah akibat isolasi, stigma dan perlakuan yang tidak pantas mungkin timbul dari lingkungan," katanya.

Oleh karena itu, Program Layanan Psikososial bisa mengurangi beban emosi individu maupun masyarakat.

"Dengan kondisi emosi masyarakat yang bisa ditangani dengan baik, diyakini juga akan membantu kesiapan dan daya tahan masyarakat dalam situasi saat ini,” kata Mensos.

Namun dalam pelaksanaannya, lanjutnya, Kemensos tidak bisa bekerja sendiri menangani berbagai dampak pandemi. Mensos mengajak semua elemen bangsa bersinergi dan berkolaborasi dengan Kemensos, baik itu pekerja sosial, asosiasi profesi, perguruan tinggi, para ahli, dan sebagainya, bekerja bersama-sama mengatasi masalah.

“Kepada semua pihak, termasuk para pekerja sosial, agar membantu mengedukasi dan memotivasi masyarakat agar terlibat aktif dalam berbagai upaya penanganan Covid-19,” katanya.

Baca juga: Sebelum Lebaran, Masyarakat harus Dapat Dua Kali Bantuan Tunai

Misalnya dalam meningkatkan kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan: mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan sebagainya. Dengan demikian, diharapkan pendemi segera bisa berakhir.

Untuk itu, dalam kesempatan awal, Kemensos perlu menggali pendapat, pandangan, gagasan dari berbagai pihak terkait dan berkompeten, melalui seminar daring (webinar). Webinar ini melibatkan SDM kesejahteraan sosial, mahasiswa, profesional kesehatan jiwa dan psikososial, serta lembaga layanan kesejahteraan sosial dan sebagainya. Kegiatan ini akan berlangsung 2 kali dalam sebulan.

“Ke depan, mereka akan menjadi relawan untuk memberikan pendampingan layanan psikososial bagi masyarakat yang terdampak covid-19 ini. Yakni dengan menindaklanjuti kegiatan ini dengan bimbingan teknis (bimtek),” kata Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S) Syahabuddin, yang juga menjadi narasumber webinar.

Kemensos juga membuka hotline dukungan psikososial dan konseling online 24 jam melalui nomor layanan berikut:

Senin: 082289184427

Selasa: 087865783921

Rabu: 082118619567

Kamis: 081388335030

Jumat: 081779413341

Sabtu: 08128711019

Minggu: 081335573778

(A-2)

BERITA TERKAIT