13 May 2020, 11:56 WIB

Polisi Berikan Bansos kepada Napi Asimilasi


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

POLRES Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan bakti sosial kepada ratusan napi yang mengikuti program asimilasi. Bansos tersebut diberikan untuk mengurangi beban napi selama pandemi covid-19.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan setidaknya terdapat 372 napi yang dibebaskan secara asimilasi di wilayah hukum Jakarta Barat.

"Saya mengapresiasi Polres Metro Jakarta Barat yang sudah menggandeng semua narapidana di Jakarta Barat untuk berpartisipasi di masyarakat dan lingkungannya," kata Nana di Gedung Siti Maryam, Kedoya Jakarta Barat, Selasa (12/5).

Nana juga mengatakan meminta ratusan napi tersebut harus memanfaatkan kebenasan yang di dapat dengan baik. Selain itu, ia meningatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi covid-19 saat ini.

“Protokol menjaga kesehatan dan mencegah virus korona, jaga jarak, kemana pun kalian pergi dan berada selalu cuci tangan dengan sanitizer atau sabun. Selalu pakai masker. Karena penularan virus ini melalui mulut hidung dan mata. Tetap berolahraga dan selalu mandi setiap pulang ke rumah,” imbau Nana.

Baca juga: Polisi Beri Sticker Khusus Bus Angkut Penumpang Bukan Pemudik

Adapun bantuan sosial yang diberikan oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat berupa paket sembako. Karena kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), paket sembako diberikan kepada 50 napi asimilasi sebagai perwakilan dari 372 napi.

“Bantuan sosial berbentuk sembako ini bertujuan untuk meringankan para napi asimilasi yang baru saja bebas. Kami akan salurkan ke 372 napi asimilasi yang berada di wilayah hukum Polres Jakarta Barat. Semua data sudah kami siapkan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru.

“Dan kami akan melaksanakannya secara terus menerus di tengah pandemi covid-19 ini. Kita tahu semua, keadaan sedang memprihantinkan. Bantuan donatur sangat penting untuk bisa meringankan beban para napi asimilasi yang belum mendapat pekerjaan dan usaha tetap,” pungkasnya.

Pemberian sembako diapresiasi oleh para napi asimilasi. Menurut Irfan, salah satu napi asimilasi, sembako tersebut dinilai sangat membantu ditengah pandemi covid-19 dan juga para napi asimilasi yang belum memiliki penghasilan tetap.

“Bansos ini benar-benar membantu sekali. Saya pribadi belum ada penghasilan tetap. Dengan adanya sembako ini, sangat meringankan beban kami. Bisa untuk kebutuhan sehari-hari sampai saya mendapatkan pekerjaan dan usaha yang tetap,” ucap Irfan. (A-2)

 

 

BERITA TERKAIT