13 May 2020, 11:45 WIB

Selama PSBB, Transaksi GoFood Meningkat


Fetry Wuryasti | Ekonomi

TIDAK dipungkiri, kecemasan terhadap keberlangsungan usaha kuliner lokal terus berlangsung. Secara umum, para pengusaha kuliner, termasuk merchant dan UMKM, memang terdampak terutama semenjak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ditetapkan.

Namun, jika dilihat dari jumlah transaksi, GoFood melihat adanya peningkatan selama satu bulan terakhir. Semakin ketatnya aturan yang membatasi kontak sosial, konsumen yang sebelumnya memiliki banyak pilihan untuk makan di tempat makan, beralih memesan makan secara daring dari rumah.

"Hal ini menyebabkan banyak mitra merchant UMKM kami bisnisnya bergeser dari penjualan offline ke online sepenuhnya," kata Chief Food Officer Gojek Catherine Hindra Sutjahyo melalui rilis yang diterima, Rabu (13/5).

Baca juga: Sudah Tiga Kali Rapat, Harga Gula dan Bawang tidak Kunjung Turun

Mereka mencatat peningkatan transaksi dan omzet rata-rata mitra UMKM GoFood sebesar 10% di awal Mei ini, dibandingkan dengan akhir April.

Beberapa merchant yang menjual snack atau camilan mengalami kenaikan transaksi hingga 30% dibandingkan sebelum masa pandemi.

"Hal ini karena perubahan preferensi konsumen yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah,” klaim Catherine.

GoFood, layanan pesan-antar makanan di Asia Tenggara, meringankan beban biaya operasional mitra UMKM melalui pemberian voucher belanja bahan pokok di GoFresh dan distribusi paket sanitasi dan keamanan makanan.

Upaya itu untuk mendukung keberlangsungan bisnis mitra UMKM selama pandemi covid-19 dan pemberlakuan PSBB.

Catherine mengatakan, untuk mempermudah bisnis selama periode PSBB, mitra UMKM dapat memesan bahan baku berkualitas dengan harga terjangkau dari rumah melalui GoFresh dan akan diantar ke lokasi mitra.

Sejauh ini, Gojek telah membagikan voucher potongan harga belanja bahan pokok di GoFresh senilai masing-masing Rp80 ribu ke ribuan mitra merchant.

Untuk memperkuat protokol keamanan dan kebersihan makanan, GoFood juga membekali 50 ribu outlet mitra UMKM dengan masker, ribuan paket sanitasi.

Dalam memberikan paket sanitasi ini, Gojek berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan Consumer Packaged Goods - Reckitt Benckiser, Paragon, Unilever Indonesia, dan L’Oreal Indonesia - yang ikut berpartisipasi menyalurkan sabun antiseptik Dettol serta hand sanitizer Wardah, Lifebuoy dan Garnier ke puluhan ribu mitra UMKM. (OL-1)

BERITA TERKAIT