13 May 2020, 11:22 WIB

Baru Dua Desa di Sikka Bisa Cairkan BLT


Gabriel Langga | Nusantara

PEMERINTAH Pusat melalui Kementerian Desa telah mengalokasikan anggaran Bantuan Langsung Tunai bersumber dari dana desa (DD) bagi 147 desa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur senilai Rp46 miliar. Namun tidak semua desa bisa mencairkan BLT DD ini karena desa masih proses validasi data. Dari 147 desa, baru dua desa yang sudah siap mencairkan BLT DD ini, yaitu Desa Watu Weti di Kecamatan Tanawawo, dan Desa Maluriwu di Kecamatan Palue.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sikka, Fitrinita Kristiani mengakui, ada 145 desa belum bisa mencairkan BLT DD karena masih didata agar tidak tumpang tindih dengan data dari pemerintah.

"Kondisi desa saat ini dalam proses validasi data. Para kades tidak berani memberikan data tanpa melalui proses sesuai aturan," kata Fitrinita Kristiani kepada Media Indonesia, Rabu (13/5).

Menurut dia, penerima bantuan dana BLT DD tidak menggunakan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) tetapi harus melakukan pendataan berbasis RT. Baginya, ketua RT dianggap lebih memahami kondisi masyarakat yang berhak menerima.

"Hasil dari pendataan harus dibahas dalam musyawarah desa. Selanjutnya dilakukan validasi data di tingkat kecamatan. Kalau data ini sudah benar akan ditetapkan dalam Peraturan Kepala Desa (Perkades) dan kirim ke kecamatan," terangnya

Ia mengaku, 145 desa itu belum memasukan data ke Pemdes agar bisa diposting berapa jumlah penerima bantuan. Sebab para kades tidak menginginkan adanya gejolak seperti bantuan sosial tunai dari Kemensos.

"Takutnya ada penerima bantuan ganda. Kita melakukan validasi data penerima BLT DD secara baik untuk mencegah terjadinya pendobelan data penerima. Prinsipnya kita siap menyalurkan bantuan tersebut," imbuhnya.

baca juga: Polres Tasikmalaya Bantu Penyuluh Agama

Sebelumnya Bupati Sikka telah mengeluarkan surat edaran kepada kepala desa, agar melakukan cek ulang apabila desa tersebut sudah menyalurkan bantuan tunai sosial. Tujuannya agar tidak ada penerima ganda dalam program BLT DD ini. (OL-3)

BERITA TERKAIT