13 May 2020, 11:00 WIB

Terdegradasi, Amiens Ajukan Gugatan


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

AMIENS melancarkan langkah hukum dalam upaya membalikkan keputusan degradasi dari Ligue 1 yang mereka pandang tidak adil. Pasalnya, Amiens terdegradasi setelah Ligue 1 dihentikan akibat pandemi covid-19.

"Kami memandang keputusan ini melanggar sportivitas. Keputusan ini adalah hukuman. Ini tidak adil," ujar Presiden Amiens Bernard Joannin.

"Kami dipaksa membawa masalah ini ke pengadilan dalam upaya membalikkan keputusan yang tidak adil," imbuhnya.

LFP yang mengelola dua liga teratas di Prancis, bulan lalu, memutuskan untuk menghentikan kompetisi saat masih ada 10 laga lagi karena pandemi covid-19.

Baca juga: Klub Liga Inggris Diizinkan Gelar Pertandingan Kandang

Hal itu diputuskan setelah pemerintah Prancis mengatakan bahwa laga olahraga baru bisa digelar paling cepat sebelum Agustus.

Keputusan itu berujung pada Paris Saint-Germain dinyatakan sebagai juara dan dua klub papan bawah, Amiens dan Toulouse, terdegradasi ke Ligue 2. Lorient dan Lens meriah promosi menggantikan kedua klub itu.

Amiens hanya terpaut empat poin dari zona aman saat kompetisi dibekukan.

"Kami tidak mempermasalahkan keputusan menghentikan kompetisi," ujar kuasa hukum Amiens, Christophe Bertrand. "Namun, yang kami permasalahkan adalah konsekuensi dari keputusan itu."

Gugatan itu telah dicatatkan di Pengadilan Paris.

Amiens, yang bermain di musim ketiga mereka di Ligue 1 setelah meraih promosi pada 2017, merasa usulan untuk meningkatkan jumlah klub Ligue 1 dari 20 klub menjadi 22 klub seharusnya yang dipilih. Itu akan menyelamatkan mereka dan Toulouse dari degradasi.

Lyon juga berencana menggugat setelah Presiden klub Jean-Michel Aulas mengecam keputusan menghentikan kompetisi. Pasalnya, Lyon menduduki peringkat tujuh klasemen yang berarti tidak akan berlaga di kompetisi Eropa pada musim depan, pertama dalam tempo seperempat abad. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT