13 May 2020, 05:10 WIB

Cegah Konflik, Pemkot Dirikan Posko THR


AT/N-2 | Nusantara

SEJUMLAH daerah mewaspadai potensi konflik antara buruh dan pengusaha di era pandemi covid-19. Salah satu masalah yang bisa menyulut ialah soal pembayaran tunjangan hari raya.

“Kami mengantisipasi jika ada perusahaan yang tidak membayar THR untuk buruh dengan mengaktifkan Posko Pemantauan THR. Posko ini juga melayani pengaduan persoalan perburuhan lain di masa pandemi,” kata Se­kretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Riyanto, kemarin.

Sesuai surat edaran Menteri Tenaga Kerja di masa pandemi, pemerintah mendorong upaya dialog antara pengusaha dan pekerja jika perusahaan tidak mampu membayar THR secara penuh atau tidak mampu sama sekali. “Harus ada dialog dan kesepakatan. Kesepakatan di antara keduanya dibuat secara tertulis dan dilaporkan ke dinas tenaga kerja,” sambung Riyanto.

Dia menegaskan, meski ada kesepakatan, kewajiban pengusaha untuk membayar THR tetap melekat dan harus dibayarkan pada 2020.

“Kami akan melakukan pemantauan langsung dengan mengujungi perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Yogyakarta untuk memastikan bahwa aturan yang ada diberlakukan dengan optimal.” (AT/N-2)

 

BERITA TERKAIT