12 May 2020, 23:35 WIB

Pedagang Pasar Tradisonal di Kota Jambi Jalani Rapid Test


Solmi | Nusantara

Guna mencegah dan menekan potensi terjadinya transmisi lokal virus covid-19, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jambi melakukan rapid test massal. Sasarannya adalah  ratusan pedagang di belasan pasar tradisional dan pasar modern di Kota Jambi.

Pelaksanaan rapid test dipimpin langsung Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jambi Syarif Fasha yang juga menjabat Wali Kota Jambi. Rapid test dilakukan secara simultan oleh tim gugus tugas di 13 pasar yang tersebar di Kota Jambi.

"Lebih kurang ada 500 rapid test yang kami sebar di seluruh pasar dan melibatkan semua puskesmas dibantu juga oleh jajaran Polresta dan Kodim 0415," kata Syarif, Selasa (12/5).

Baca juga: Hari Doa Sedunia, Gubernur Sumut Keluarkan Surat Edaran ini

Kebijakan ini, imbuhnya, adalah bagian dari pencegahan dan upaya deteksi dini potensi penyebaran virus covid-19 melalui transmisi lokal. "Jika tidak dilakukan rapid test, tentu kita tidak bakal tahu. Kita utamakan pedagang dulu, karena mereka saban hari berinteraksi dengan banyak orang," lanjutnya.

Para pedagang yang diutamakan untuk menjalani rapid test adalah mereka yang berusia di atas 50 tahun dan punya riwayat penyakit asma, gula, atau jantung.

"Kita berharap semua yang menjalani rapid test tidak ada yang reaktif. Namun, jika hasilnya nanti ada yang reaktif, langsung akan ditangani secara medis di ruang isolasi rumah sakit," tegas Syarif.

Langkah antisipatif Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jambi melakukan rapid test para pedagang bukan tanpa alasan. Pasalnya ada eorang pedagang di pasar tradisional di Kota Sungaipenuh dinyatakan positif terjangkit covid-19 Senin kemarin.

Dari penelusuran Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Sungaipenuh, pasien positif ke-65 di Provinsi Jambi tersebut terpapar dari temannya yang terinfeksi lebih dulu. Dia juga berdagang di pasar yang sama. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT