12 May 2020, 22:29 WIB

Akui Kutip Uang ke Pasien BPJS, RS Melinda 2: Miskomunikasi Saja


Bayu Anggoro | Nusantara

MANAJEMEN Rumah Sakit Melinda 2 membenarkan terjadi pungutan biaya terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan.

Manajer SDM dan Umum RS Melinda 2 Widi Poetra berkilah, permintaan pembayaran itu terjadi karena kesalahan komunikasi antara petugas dan pasien.

"Kalau pungutan biaya terhadap pasien itu karena miskomunikasi saja," kata Widi saat dihubungi, Senin (11/5).

Baca juga: Peserta BPJS di Bandung Ungkap Kutipan Biaya Laboratorium oleh RS

Dia juga menyebut pihaknya sudah mengembalikan penuh uang yang dibayarkan oleh pasien. "Sehingga masalah pembayaran sudah diselesaikan (dikembalikan). Mohon maaf sebelumnya atas peristiwa ini," katanya.

Dia menjelaskan, kesalahpahaman itu terjadi karena dokter berencana merawat inap pasien selama satu hari. "Soalnya saat dikonfirmasi sama dokternya, yang rencana akan dirawat inap, ternyata pasiennya menyatakan sudah membaik," katanya.

Namun, penjelasannya ini berbeda dengan apa yang dikeluhkan Ismet A, keluarga pasien BPJS Kesehatan yang dimintai bayaran. Ismet menyebut permintaan bayaran itu terkait pemeriksaan laboratorium yang disebut petugas kasir RS Melinda 2.

Saat dimintai penjelasan akan hal itu, Widi enggan merincinya. "Secara teknis, rasanya itu saja ya," singkatnya. (X-15)

BERITA TERKAIT