12 May 2020, 21:25 WIB

PSBB: Pemkab Subang Gagal Tekan Penyebaran Covid-19


Reza Sunarya | Nusantara

PELAKSANAAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Subang, Jawa Barat gagal. Hal ini terlihat jumlah pasien positif Covid-19 di sana bertambah enam orang. Jika sebelumnya ada 29 orang kini menjadi 35 orang.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Kabupaten Subang, dr. Maxi menyebutkan, penambahan 6 orang tersebut berasal dari salah satu BUMN yang ada di Kecamatan Ciasem.

Ke 6 orang ini tinggal di satu komplek. Mereka terkonfirmasi positif dari hasil tes swab yang diikuti bersama 14 orang lainnya. Saat ini ke 6 orang tersebut masih menjalani isolasi mandiri dirumah.

"Untuk isolasi khusus nanti kita bicarakan dengan RSUD Subang," Kata dr. Maxi di posko GTPP Covid-19, Kabupaten Subang, Selasa (12/5).

Menurut Maxi, dengan ditemukannya 6 pasien terkonfirmasi positif ini, mengindikasikan bahwa penularan bukan lagi bersifat impor tapi sudah menular antar orang di lokasi yang sama (transmisi lokal).

"Kalau begini kejadiannya saya malah tidak yakin ada 14 orang. Kan mungkin saja mereka punya asisten rumah tangga atau pegawai yang lain atau keluarga besar yang ikut tinggal di situ yang harus kita jangkau," tandasnya.

Untuk itu, Rabu (13/5) pihaknya berencana mendatangi komplek dimana ke 6 orang tersebut tinggal. Tim akan melakukan penyisiran dengan tujuan menyingkirkan potensi-potensi penularan yang tidak kelihatan, minimal
dengan melakukan pemisahan kelompok yang beresiko.

Selanjutnya dr. Maxi mengungkapkan, hingga hari ini jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat ada 5 orang dari total 47 dengan rincian, 7 orang meninggal dunia dan 35 lainnya dianggap selesai. Sedangkan orang
dalam pemantauan (ODP) berjumlah 864 orang (OL-13)

Baca Juga: PSBB tidak Efektif, 4 Ribu Orang Masuk Sumbar per Hari

Baca Juga: Hanya Pedagang Sembako dan Apotek yang Boleh Buka saat PSBB

BERITA TERKAIT