12 May 2020, 21:12 WIB

Klaster Penularan Baru, Protokol Kesehatan Tiongkok Diperketat


Nur Aivanni | Internasional

OTORITAS Kesehatan mengungkapkan adanya klaster baru virus SARS-CoV 2 penyebab Covid-19 di negaranya. Hal itu membuat Tiongkok memastikan langkah-langkah penanggulangan wabah yang sebelumnya diterapkan belum bisa dilonggarkan.

Juru bicara Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok Mi Feng mengatakan, meski kini upaya pengendalian wabah telah dinormalisasi, langkah-langkah tegas protokol kesehatan tetap diberlakukan.

Tiongkok mencatat adanya dua klaster baru penularan covid-19, satu berada di kota Wuhan yang jadi awal penyebaran covid-19, dan satu lagi di Kota Shulan yang ada di timur laut Tiongkok. Kota Shulan kini menjalani penguncian wilayah (lockdown) sejak akhir pekan lalu.

Sementara pada Selasa (12/5), Tiongkok melaporkan tidak ada infeksi domestik baru akibat covid-19 setelah dua hari berturut-turut ada peningkatan dua digit yang memicu kekhawatiran gelombang kedua infeksi.

Tiongkok sebagian besar telah mengendalikan virus itu, tetapi tetap khawatir, gelombang kedua dapat merusak upayanya untuk menata kembali perekonomian.

Baca juga : Korban Meninggal karena Korona di Iran Melonjak Melebihi 6.700

Pada Senin, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok melaporkan 17 kasus baru, lima di antaranya di Wuhan. Dan tujuh dari kasus baru tersebut kasus impor atau warga yang datang dari luar negeri.

Sehari sebelumnya, Tiongkok mengumumkan peningkatan dua digit pertama dalam kasus nasional dalam hampir 10 hari dan mengatakan 14 infeksi baru telah dikonfirmasi. Wuhan juga melihat kasus baru pertamanya dalam lebih dari sebulan.

Selama 27 hari berturut-turut, tidak ada kematian yang dilaporkan. Dan tercatat satu kasus impor.

Jumlah korban meninggal akibat covid-19 di Tiongkok tetap di 4.633, sementara jumlah total infeksi sebanyak 82.919. (CNA/OL-7)

BERITA TERKAIT