12 May 2020, 21:07 WIB

Anies : Sanksi PSBB Berupa Denda Belum Diterapkan Dulu


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

ATURAN  sanksi terhadap pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta sudah diterbitkan. Namun, menurut Gubernur Anies Baswedan, penerapan aturan tersebut baru sekedar peringatan kepada pelanggar PSBB.

Hal ini terganjal dengan program pemberian masker gratis oleh Pemprov DKI, yang belum selesai didistribusi ke setiap warga.

Sebelum tuntas pembagian masker, sanksinya bentuk peringatan. Kan ada sanksinya bentuknya peringatan, bentuknya peringatan tertulis," jelas Anies di Gedung Balai Kota Jakarta, Selasa (12/5).

Salah satu isi dari Peraturan Gubernur No. 41 tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran PSBB Dalam Rangka Penanganan Covid-19 di Jakarta, ialah warga diwajibkan menggunakan masker.

Baca juga :Pelanggar PSBB Difoto Pakai Rompi Oranye dan Diunggah di Medsos

Apabila melanggar bisa dikenakan sanksi berupa denda sebesar Rp250 ribu. Oleh karena itu, penerapan sanksi untuk saat ini masih berupa peringatan atau teguran.

"Penerapan sanksi denda sesudah pembagian masker (dari Pemprov DKI Jakarta) selesai semua. Pada saat ini hampir selesai. Begitu selesai, barulah nanti (sanksi) denda," terang Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu..

Untuk pembagian masker sendiri, pihaknya menargetkan akan selesai pada minggu ini.

"Sudah hampir selesai (distribusi masker). Targetnya akan tuntas akhir pekan ini atau awal pekan depan," tandas Anies. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT