12 May 2020, 18:47 WIB

KONI Putuskan PON Papua Digelar 2-13 Oktober 2021


Akmal Fauzi | Olahraga

KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memutuskan waktu penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/Papua pada 2-13 Oktober 2021. Keputusan itu diambil saat rapat virtual bersama KONI di daerah, Selasa (12/5).

“Tidak ada nomenklatur yang berubah. Hanya soal tanggal dan tahun saja,” kata Sekjen KONI Pusat Ade Lukman saat dihubungi, Selasa (12/5).

Keputusan itu diambil setelah disesuaikan dengan agenda kejuaraan yang akan berlangsung tahun depan. Selanjutnya, KONI Pusat akan berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga ihwal tanggal tersebut.

Selain itu, kata Ade, KONI Pusat memutuskan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan tetap sama yakni 37 cabang. Selain itu, tidak ada kualifikasi ulang yang dilakukan meski PON ditunda tahun depan.

“Hasil kualifikasi yang sudah dilakukan menjadi acuan dan tidak ada kualifikasi lainnya,” tegasnya.

Baca juga : Prancis Terbuka bisa Digelar Namun tanpa Penonton

Kegiatan persiapan PON Papua tetap dilanjutkan dengan protokol kesehatan serta tetap berpedoman pada jumlah cabang olahraga, nomor, dan kuota atlet yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Ade menjelaskan, KONI belum memutuskan soal waktu pelaksanaan PON selanjutnya apakah berpengaruh akibat penundaan PON. Untuk diketahui, pascaPON Papua, rencananya PON akan digelar di Sumatera Utara dan Aceh pada 2024.

“Di rapat tadi sempat ada yang menyinggung, tapi belum diputuskan. Saya pikir enggak akan berubah atau mundur, tetap 2024, ini kan karena pandemi jadi diundur,” kata Ade.

Terpisah, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto belum mau berkomentar ihwal keputusan dari KONI Pusat. Pihaknya masih menunggu pemberitahuan resmi. “Kami tunggu suratnya,” kata Gatot.

Terkait anggaran, dalam rapat kerja virtual dengan Komisi X DPR RI, Menpora Zainudin Amali mengatakan telah merelokasi anggaran penyelenggaraan PON XX dan Peparpenas Papua untuk penanganan covid-19. Ada Rp328,2 miliar yang direlokasi dari  total Rp500 miliar anggaran yang disiapkan untuk dua multievent nasional tersebut. (OL-7)

BERITA TERKAIT