12 May 2020, 18:19 WIB

Doni Monardo Soroti Produksi Bahan Baku APD di Chandra Asri


Teguh Nirwahyudi | Humaniora

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk menyumbangkan 25 ribu perangkat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dan hand sanitizer senilai Rp8,75 miliar kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Direktur PT Barito Pacific Tbk Yusirwan Uyun kepada Ketua Gugus Tugas Doni Monardo di Graha BNPB, Selasa (12/5).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengapresiasi Kelompok Barito Pacific yang ikut membantu penanganan covid-19.

Baca juga: Hari Perawat Internasional, Momen Tingkatkan Kompetensi

Doni berharap agar melalui PT Chandra Asri, kelompok usaha ini bisa lebih membantu penyediaan bahan baku pembuatan alat pelindung diri (APD) maupun masker N-95.

"Selama ini kita mampu membuat APD untuk petugas medis, tetapi bahan bakunya masih harus diimpor. Saya mendengar kabar Chandra Asri memproduksi produk yang bisa diolah menjadi bahan baku APD dan juga masker N-95," kata Doni.

Doni menambahkan, Indonesia akan menjadi produsen utama APD dan juga masker apabila bahan bakunya bisa disediakan di dalam negeri. "Kalau kita bisa melakukan itu, kita akan bisa menjadi penyelamat dunia karena APD dan masker N-95 saat ini dibutuhkan oleh seluruh dunia," tambah Doni.

Baca juga: Gibran dan Relawan Salurkan Ribuan Masker dari Puan Maharani

Wakil Presiden PT Chandra Asri Edi Riva’i menjelaskan pihaknya memang menghasilkan produk yang bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan APD dan juga masker. Hanya saja produk itu harus diolah lebih lanjut agar bisa digunakan.

"Produksi polypropylene oleh Chandra Asri sekarang ini sekitar 580 ribu ton per tahun, sementara untuk  Polypropylene spundbond nonwoven yang bisa dipakai sebagai bahan baku pembuatan APD dan masker sekitar 3.500 ton per bulan. Untuk kebutuhan dalam sebenarnya cukup. Namun ini harus diolah lagi oleh industri hilir agar benar-benar bisa dipergunakan," kata Edi. (X-15)

BERITA TERKAIT