12 May 2020, 16:02 WIB

Atasi Covid-19, Kepala Dinkes Sulut Dapat Bantuan 200 VTM


Antara | Nusantara

DENGAN semangat solidaritas dan kebersamaan melawan Covid-19, kelompok RS Siloam Manado memberi penghargaan atas peran rumah sakit umum (RSU) dan rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat dengan membagi 200 viral tranport media (VTM).

VTM digunakan ketika mengambil pemeriksaan swab dari pasien yang dicurigai korona atau Covid-19. VTM merupakan media untuk menyimpan spesimen swab pasien sebelum dilakukan ekstraksi RNA virus kemudian diperiksa PCR. 

Bantuan 200 VTM diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Utara (Sulut) dr. Debie Kalalo, MSc.PH dan disaksikan Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, SE di Manado, Sulut, Selasa (12/5). Penyerahan dilakukan Direktur Eksekutif RS Siloam Manado Diana Kawatu yang didampingi Direktur Medis RS Siloam dr. Abraham Talumewo.

Diana Kawatu mengatakan, kunci dari upaya melawan Covid-19 adalah testing dengan cepat, luas dan efektif. Dengan tes swab yang cepat bisa diambil keputusan tepat waktu untuk mengisolasi dan merawat pasien. "Serta dengan cepat melakukan kontak tracing untuk menurunkan dan memutuskan rasio penularan," jelasnya.

Dengan diketahui hasil tes swab, maka akan lebih menjamin keselamatan dan keamanan para dokter, perawat dan pekerja medis di rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Pihak RS Siloam terus mengupayakan diri siap mendukung misi dan program pemerintah daerah dalam usaha bersama melawan Covid-19. 

Dia mengakui peningkatan jumlah kasus Covid-19 setiap hari, yang kian makin cepat sangat membutuhkan peran kunci dalam deteksi awal melalui testing yang cepat khususnya ‘RT-PCR test’ (real-time reverse transcription polymerase chain reaction) yang diawali dengan proses swab dan VTM. 

"Deteksi dini ini memungkinkan pemberian perawatan tepat waktu, khusus pada titik awal serangan COVID-19, sebelum serangan dasyat terjadi terhadap paru paru, karena pada akhirnya deteksi dini dan tepat waktu akan meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi angka kematian," papar Diana. 

Sementara itu dr. Abraham Talumewo mengatakan, rumah sakit umum pemerintah berperan besar dan menghadapi tantangan berat di garda depan perperangan melawan pandemi Covid-19. "Rumah sakit swasta memiliki kesempatan berbagi dalam sumber daya dan pengetahuan berbeda sebagai wujud kerja sama di lapangan," jelasnya. 

Dia mengatakan dalam ikut berpartisipasi mendukung pemerintah daerah menangani Covid-19, RS Siloam mengoperasikan RS Siloam Pal Dua Manado di Manado untuk perawatan pasien Covid-19.  

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sulut, dr. Debie Kalalo, MSc.PH menyambut dengan baik kerja sama tersebut. "Kami menghargai inisiatif dan kerja sama dengan RS Siloam sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan, terutama di masa krusial ini," ucapnya.

"Kami juga berharap  dukungan dari RS swasta  lain di Sulut untuk dapat membantu pemerintah mengendalikan penyebaran virus corona dengan dilakukannya tes kepada lebih banyak pihak," ujar Debie.

Debie menambahkan apabila ada tindakan medis yang diperlukan pasca-tes akan dapat segera dilakukan dan dengan demikian dapat memutus rantai penyebaran Covid-19.. 

Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw mengatakan, kerja sama seperti inilah yang dibutuhkan dalam spirit kebersamaan. "Kami sungguh mengapresiasi prestasi pelayanan dan segala yang telah dikerjakan oleh Siloam selama ini di Manado," katanya. (Antara/OL-09)

 

BERITA TERKAIT