12 May 2020, 16:00 WIB

Korsel Kembali Waspada terkait Penyebaran Infeksi dari Klub


Nur Aivanni | Internasional

Yonhap News Agency melaporkan Korea Selatan (Korsel) kembali meningkatkan kewaspadaannya terhadap infeksi virus covid-19 dari klaster yang terkait dengan klub dan bar di Seoul. Namun, sejumlah besar kasus yang potensial masih tidak bisa ditelusuri. Padahal kasus-kasus yang dikonfirmasi telah dilaporkan di banyak kota.

Negara itu melaporkan 27 kasus virus covid-19 baru pada Senin. Ada 22 di antaranya yang merupakan kasus lokal. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), kasus-kasus tersebut menjadikan total infeksi di negara itu menjadi 10.936.

Jumlah kasus virus yang terkait dengan bar dan klub di distrik kehidupan malam yang populer di Seoul, Itaewon, naik menjadi 94 pada Senin. Ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas tingginya risiko dari penyebaran komunitas.

Terjadi penambahan 15 kasus covid-19 sejak pertengahan April di Korea. Jumlah infeksi domestik bahkan turun ke nol di beberapa titik, sebelum kemudian meningkat menjadi 18 dan 34 kasus selama akhir pekan hingga mencapai 35 pada Senin kemarin.

Baca juga: Alasan Selandia Baru tetap Laksanakan Pemilu September

Kenaikan itu terjadi setelah seorang pria berusia 20-an yang dinyatakan positif covid-19 mengunjungi klub dan bar di Itaewon pada 1 Mei. Lebih dari 1.500 orang diyakini telah mengunjungi tempat-tempat itu selama waktu tersebut.

Menurut pihak berwenang Seoul, pihaknya telah mendapatkan 5.517 nama orang-orang yang mengunjungi fasilitas yang terkena dampak. Namun, baru 2.405 dari 5.517 nama-nama tersebut yang berhasil dihubungi.

Setelah mempertahankan jumlah infeksi lokal pada angka nol selama beberapa hari, Korsel menghadapi lonjakan yang tak terduga dalam kasus yang berasal dari tempat hiburan. Kasus infeksi covid-19 yang dilaporkan tidak hanya terjadi di Seoul, tetapi di seluruh negeri.

Korsel akan mempertahankan sebagian besar pelonggaran pembatasan meskipun ada infeksi klaster baru untuk saat ini. Pemerintah berencana untuk menerapkan pembatasan yang lebih ketat pada tempat hiburan. (Bernama/OL-14)

BERITA TERKAIT