12 May 2020, 15:57 WIB

Napi Terima Asimilasi Berulah lagi Terbanyak di Sumut dan Jateng


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

POLRI telah mengamankan 106 narapidana (napi) penerima asimilasi dan pembebasan bersyarat akibat wabah virus korona (covid-19) yang kembali melakukan tindak kriminal.

“Terdapat 106 napi asimilasi yang kembali melakukan tindak pidana tersebar di 19 Polda,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Selasa (12/5).

Baca juga: Jika Berulah, Hak Napi Asimilasi Covid-19 Hangus

Ahmad menyampaikan, ke-106 napi tersebut diamankan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Utara.

Terdapat 13 napi di Jawa Tengah dan Sumatra Utara (masing-masing) yang kembali melakukan aksi tindak pidana. Polda Jawa Barat memiliki 11 kasus. Maka, tiga daerah tersebut menunjukan angka tertinggi.

Baca juga: Kembali Berulah, Pengawasan Napi Asimilasi Covid-19 Diragukan

Ahmad mengatakan jenis kejahatan yang dilakukan para napi pun beragam.

Jenis kejahatan yang umum dilakukan oleh para napi asimilasi ialah pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan, curanmor, penyalahgunaan narkoba, penganiyaan, dan pencabulan terhadap anak.

Baca juga: Polisi Data Napi Penerima Program Asimilasi

Seperti diketahui, pembebasan narapidana dan anak diberlakukan Kementerian Hukum dan HAM melalui program asimilasi dan integrasi. Program ini diterapkan dalam rangka mencegah penularan covid-19 di penjara. (X-15)

BERITA TERKAIT