12 May 2020, 13:30 WIB

Berkat KataNone, Peyek Warga Makassar Laris Lagi


mediaindonesia.com | Nusantara

PROGRAM podcast 'KataNone' sebagai wadah komunikasi yang kreatif di tengah pandemi virus korona menuai hasil konkret. Program yang menampilkan Irman Yasin Limpo, akrab disapa None berkomunikasi secara live di Instagram dan Facebook dengan masyarakat ini salah satunya berbincang dengan seorang penjual peyek asal Makassar.

Dalam wawancara dengan None tersebut, Bu Yuni, penjual peyek, mengaku ikut merasakan dampak pandemi Covid-19. Sebab, sebelum wabah virus korona, setiap harinya mampu menjual sedikitnya 200 bungkus peyek.

"Jualannya benar-benar terhenti. Karena sekolah kan libur. Jadi, otomatis tidak ada tempat bagi saya menitipkan dagangan,” kata Yuni, dalam Program KataNone diwawancai tokoh Makassar, Irman Yasin Limpo, pada Sabtu (9/5) lalu.

Bu Yuni menitipkan peyek dagangan hasil bikinannya sendiri itu pada sekolah-sekolah di Kota Makassar,Sulawesi Selatan, seperti SMAN 3, SMAN 2, dan beberapa sekolah lain di Makassar. Dengan munculnya pandemi virus Corona, ia tak punya pilihan lain.

Ujian atau cobaan yang menimpa Bu Yuni tidak berhenti di situ. Bantuan dari pemerintah pun yang dinanti belum kunjung datang.

Alhasil, berkat tampil di Program KataNone, dagangan peyeknya banyak dipesan masyarakat. Masyarakat yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu sehingga pesanan lancar. (OL-09)

BERITA TERKAIT