12 May 2020, 13:15 WIB

1.374 Perusahaan di DKI Hentikan Seluruh Operasional Kerja


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah diterapkan selama 31 hari di Jakarta. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta mencatat jumlah perusahaan yang memberlakukan work from home (WFH) atau bekerja di rumah terus bertambah.

Hari ini, sebanyak 3.995 perusahaan dengan 1.063.789 pegawai melaksanakan kebijakan WFH.

"Dari laporan itu, 1.374 perusahaan dengan 184.270 pegawai melaporkan telah menghentikan seluruh kegiatan operasional kerjanya," ungkap Kepala Disnaker DKI Jakarta Andri Yansyah dalam laporannya, Jakarta, Selasa (12/5).

Dari 3.995 perusahaan tersebut, yang melakukan pengurangan sebagian kegiatan kerja sebanyak 2.621 perusahaan dengan 879.519 pegawai.

Baca juga: Pemprov DKI Diminta Melonggarkan PSBB Secara Bertahap

Jumlah perusahaan yang telah melaksanakan dan melaporkan kebijakan WFH bertambah tidak banyak dari sehari sebelumnya. Pada Senin (11/5) dilaporkan 3.992 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 1.063.609 orang melaksanakan WFH.

Dari jumlah tersebut, 1.374 perusahaan dengan 184.270 tenaga kerja menghentikan seluruh kegiatan operasional kerjanya.

Lalu, sebanyak 2.615 perusahaan dengan 879.415 tenaga kerja melakukan pengurangan sebagian kegiatan kerjanya selama PSBB.

Laporan lainnya ialah Disnaker menutup sementara 184 perusahaan dengan 16.424 pegawai karena melanggar PSBB per (1/5). Jumlah tersebut bakal terus dilaporkan Disnaker seiring hasil sidaknya selama PSBB yang akan berakhir pada 22 Mei mendatang. (OL-14)

BERITA TERKAIT