12 May 2020, 13:17 WIB

Meski Pandemi, ​​​​​​​Pemilu di Selandia Baru akan Tetap Digelar


Nur Aivanni | Internasional

KOMISI Pemilihan Selandia Baru mengungkapkan langkah-langkah keselamatan yang dirancang untuk memungkinkan pemilihan nasional tetap berlangsung seperti yang telah direncanakan pada September meskipun ada ancaman pandemi virus korona (covid-19).

Perdana Menteri Jacinda Ardern telah mengumumkan bahwa pelaksanaan pemilihan nasional akan berlangsung pada 19 September tersebut pada Januari lalu, sebelum penularan wabah secara global terlihat. 

Ia pun telah berulang kali mengatakan tidak berencana untuk memindahkan waktu pemilihan tersebut ke waktu lain.

Selandia Baru akan segera mengakhiri penguncian wilayahnya atau lockdown dalam beberapa hari mendatang. Komisi Pemilihan mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan otoritas kesehatan tentang bagaimana cara melakukan pemungutan suara dengan aman.

"Pemilihan tahun ini akan berbeda karena covid-19, serangkaian langkah-langkah akan dilakukan untuk membantu menjaga orang tetap aman," kata komisi tersebut, seperti dikutip dari France24, Selasa (12/5).

Baca juga: Putin Longgarkan Pembatasan Saat Kasus Covid-19 Meningkat

Kepala petugas pemilihan Alicia Wright mengatakan langkah-langkah tersebut termasuk mengenai antrian, menjaga jarak fisik, ketersediaan pembersih tangan di samping kotak suara dan alat pelindung bagi staf yang bertugas di tempat pemungutan suara.

Pemungutan suara yang dilakukan lebih dulu dan pemungutan suara melalui pos akan didorong, terutama untuk orang tua dan mereka yang memiliki kondisi medis yang ada.

Pedoman tersebut tidak mencakup kegiatan pemilihan lainnya seperti kampanye, rapat umum partai dan kampanye dari pintu ke pintu, yang semuanya kemungkinan besar akan terpengaruh secara signifikan. (France24/A-2)

 

 

BERITA TERKAIT