12 May 2020, 12:19 WIB

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Riau Terbaik Nasional


Rudi Kurniawansyah | Nusantara

HINGGA Senin (11/5) di Provinsi Riau terdapat penambahan 1 kasus positif covid-19, dan terdapat penambahan 7 pasien positif covid-19 dinyatakan sembuh dan dipulangkan. Sehingga saat ini total 74 kasus positif dengan 22 dirawat, 46 sehat dan sudah dipulangkan, dan 6 meninggal dunia.

"Tingkat kesembuhan pasien positif di Riau lebih tinggi dari rata-rata nasional. Kalau untuk angka kesembuhan secara nasional masih di angka 19 persen, Riau sudah di atas 50 persen," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau Dokter Indra Yovi di Pekanbaru, Selasa (12/5).

Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, hasil evaluasi perkembangan kasus positif covid-19 di Riau secara grafik menunjukkan dalam kondisi baik. Penambahan kasus baru lebih rendah dibanding jumlah pasien yang sembuh. Seperti sehari sebelumnya terdapat penambahan 11 pasien yang sembuh dan kembali esok harinya bertambah 7 pasien sembuh dengan hanya 1 pertambahan kasus baru.

"Jadi dari data tersebut diketahui sudah 62,2 persen pasien yang sembuh dan pulang. Berdasarkan data itu berarti jumlah yang sehat dan pulang lebih banyak dibandingkan dengan yang meninggal," jelas Mimi.

Mimi mengungkapkan, rincian penambahan pasien positif covid-19 yaitu pasien 74 positif covid-19 di Riau adalah Tn. MVR (15) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Bengkalis. Tn. MVR (15) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid-19 Tn YG (23) yang merupakan bagian dari klaster kepulangan santri dari Jawa Timur.

"Kabar baik yaitu penambahan pasien sembuh dan pulang adalah Tn. TP (28) warga Kota Dumai, Ny. AN (33) warga Kabupaten Bengkalis, Tn. A (44) warga Kota Pekanbaru, Tn. YH (31) warga Kota Pekanbaru, Tn. M (42) warga Kota Pekanbaru, Tn. S (37) warga Kota Pekanbaru, dan Tn. CHS (37) warga Kota Pekanbaru," jelasnya.

baca juga: Pemda DIY Akan Bantu Seniman Terdampak Covid-19

Ia menambahkan, sampai saat ini, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah menerima 2618 spesimen dan telah memeriksa 1710 spesimen.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tingkatkan kewaspadaan. Lakukan pembatasan fisik (physical distancing). Walaupun tidak sakit, belum tentu orang yang kita temui itu negatif covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya. Maka pilihan yang terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian. Bila harus keluar, gunakan masker, lebih baik menggunakan masker kain daripada tidak sama sekali sesuai dengan imbauan Gubernur Riau Nomor 96 Tahun 2020 tentang penggunaan masker untuk mencegah penularan covid-19," ungkapnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT