12 May 2020, 11:15 WIB

13 ​​​​​​​BUMD Diimbau Tunda Pembayaran THR


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMPROV DKI Jakarta memberikan imbauan kepada 13 BUMD untuk menunda, memotong atau tidak memberikan THR bagi seluruh jajaran dari komisaris, dewan pengawas, direksi hingga karyawan untuk tahun ini.

Imbauan itu dituangkan dalam surat 871/-065 tertanggal 6 Mei 2020.

"Iya betul, tapi tolong dicamkan itu sifatnya imbauan, jadi kami tidak bisa memaksa maksud saya. Kenapa? Karena kalau memaksa harus ada dasar hukumnya," kata Sekretaris Badan Pembina BUMD DKI Riyadi saat dikonfirmasi, Selasa (12/5).

Pemprov DKI tidak bisa memberikan kewajiban yang memaksa kepada BUMD untuk tidak memberikan, menunda atau memotong THR karena tidak ada dasar hukumnya baik peraturan pemerintah, peraturan presiden, keputusan presiden, hingga peraturan di tingkat menteri.

"Nah, ketika saya cek dasar hukumnya terkait dengan itu, enggak ketemu, dasar hukum itu PP, Perpres, Keppres, Permendagri, atau Permen apa. Kami enggak menemukan. Jadi ya sudah kami sifatnya imbauan saja. Namanya imbauan, dilaksanakan syukur alhamdulillah," ungkap Riyadi.

Meskipun hanya imbauan, Riyadi menyebut ada beberapa BUMD yang menjalankan. Kebijakan untuk memilih menunda, memotong, maupun tidak memberikan THR sama sekali dikembalikan pada masing-masing BUMD.

BUMD juga bisa menyaring tiap-tiap posisi yang akan dipotong, ditunda, atau tidak diberikan THR sama sekali sesuai kebijakan.

"Iya, sama karyawan juga. Tentunya nanti direksi yang bisa memilah-milah. Tentunya kalau karyawan yang mohon maaf levelnya golongan rendah ya mungkin enggak, itu kebijakan direksi. Tapi kan mungkin golongan rendah juga karena dia merasa mampu, mau menyumbang, 'Ya sudah saya THR-nya setengah saja,' misalnya, boleh saja kan," tukasnya.

Baca juga: Cicil THR, Perusahaan Wajib Dapat Persetujuan Pekerja

Ada 13 BUMD yang mendapat imbauan ini yakni:

1. PT. Transjakarta

2. Perumda Pasar Jaya

3. Perumda Pembangunan Sarana Jaya

4. PD AM Jaya

5. PD Dharma Jaya

6. PD PAL Jaya

7. PT. Jakarta Propertindo

8. PT. MRT Jakarta

9. PT. Bank DKI

10. PT. Food Station Tjipinang Jaya

11. PT. Jakarta Tourisindo

12. PT. Jamkrida Jakarta

13. PT. Pembangunan Jaya Ancol

(A-2)

 

BERITA TERKAIT