12 May 2020, 07:33 WIB

WHO Minta Tingkatkan Kewaspadaan Ketika Lockdown Dilonggarkan


Nur Aivanni | Internasional

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO), pada Senin (11/5), memuji berkurangnya tingkat infeksi dan kematian akibat covid-19 di beberapa negara. Namun WHO juga meminta negara-negara untuk menunjukkan kewaspadaan yang tinggi ketika mereka mulai melonggarkan pembatasan mereka.

Negara-negara di Eropa memulai proses panjang untuk membuka kembali negara mereka dari penguncian wilayah atau lockdown akibat virus korona pada Senin (11/5). Negara-negara seperti Prancis dan Spanyol memberanikan diri dengan melonggarkan lockdown ketika tingkat kematian akibat covid-19 menurun.

"Kabar baiknya adalah bahwa ada banyak keberhasilan dalam memperlambat virus dan pada akhirnya menyelamatkan nyawa," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam briefing secara virtual, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (12/5).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO Michael Ryan menyambut pencabutan lockdown secara bertahap sebagai tanda harapan. Tetapi, dia mengingatkan bahwa kewaspadaan yang tinggi juga diperlukan.

Lebih dari 280.000 orang telah meninggal akibat covid-19 dan ada lebih dari empat juta kasus covid-19 di seluruh dunia. Ada kekhawatiran yang luas bahwa mungkin ada gelombang baru dari penularan wabah tersebut.

baca juga: Klaster Baru Covid-19 Tingkatkan Risiko Gelombang Kedua

Ryan pun meminta negara-negara untuk meningkatkan respons kesehatan publik mereka, memastikan mereka bisa mengidentifikasi kasus baru dan melacak serta mengisolasi semua kontak. Menurutnya, itu bisa membantu untuk menghindari gelombang kedua dari wabah tersebut.

"Banyak negara telah melakukan investasi yang sangat sistematis dalam membangun kapasitas kesehatan publik mereka selama penguncian, (sementara) yang lain tidak," katanya memperingatkan. (OL-3)

BERITA TERKAIT