12 May 2020, 06:25 WIB

Kepulangan Pekerja Migran Diawasi secara Ketat


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo meminta agar pengawalan terhadap para pekerja migran yang kembali ke Tanah Air dilakukan secara tepat dan ketat. Upaya itu harus dilakukan demi mencegah penyebaran covid-19 di Tanah Air yang berasal dari luar negeri.

“Ini harus betul-betul diantisipasi, disiapkan proses kedatangan mereka. Tangani di pintu-pintu masuk dan ikuti pergerakan mereka sampai ke daerah,” ujar Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas secara daring, kemarin.

Jokowi mengatakan, untuk pekerja migran Indonesia (PMI) yang kembali melalui jalur udara, pemerintah telah membuka dua pintu kepulangan, yaitu le wat Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.

Khusus bagi PMI dari Malaysia disiapkan jalur laut dengan pintu kedatangan di Pelabuhan Batam dan Tanjung Balai, Kepulauan Riau.

Adapun bagi para ABK kapal pesiar akan disiapkan Pelabuhan Benoa di Bali dan Tanjung Priok di Jakarta.

Presiden meminta seluruh pihak terkait memberlakukan protokol kesehatan yang ketat terhadap semua pekerja migran yang baru tiba di Tanah Air.

“Mobilisasi semua sumber daya yang kita miliki. Pastikan juga kesiapan tempat karantina dan rumah sakit rujukan bagi mereka,” tandasnya.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan proses kepulangan pekerja migran akan diawasi secara ketat dan disiplin demi mencegah penyebaran covid-19 di Tanah Air.

“Protokol kesehatan yang ketat akan diterapkan di seluruh pintu masuk, baik darat, laut, maupun udara,” tegasnya seusai mengikuti rapat terbatas.

Retno mengatakan sepanjang 18 Maret-10 Mei 2020 terdapat 72.966 PMI yang kembali ke Tanah Air dari Malaysia.

Pemerintah juga mencatat ada 14.244 anak buah kapal yang pulang ke Tanah Air dari berbagai negara.

Selain dua klaster kedatangan itu, masih ada ribuan WNI yang pulang dari beberapa negara di Timur Tengah dan Afrika.

“Dari Arab Saudi sudah kembali 992 orang. Kemudian Kuwait 164 orang, Aljazair 391 orang. Dari Mesir telah pulang 75 orang dan akan ada tambahan 333 orang hari ini. Ada juga kepulangan dari Bangladesh malam ini sejumlah 196 orang,” paparnya. Komprehensif

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan pemerintah secara ketat menetapkan protokol kesehatan yang bertujuan mengamankan WNI agar tidak masuk ke Tanah Air dalam kondisi sakit.

Karena itu, pihaknya harus melakukan pemeriksaan lengkap secara komprehensif kepada semua WNI yang kembali ke Tanah Air.

“Tujuannya memastikan mereka tidak sakit. Manakala mereka sakit, kewajiban negara untuk merawat mereka agar bebas dari penyakit, tuntas dari penyakit,” kata Yurianto, kemarin.

Sementara itu, Kepala Polres Pamekasan AKB Djoko Lestari mengatakan telah menyampaikan prosedur yang harus dijalani para pekerja migran setelah tiba di kampung halaman. Salah satunya mengisolasi diri selama 14 hari.

“Itu sudah disampaikan dan mereka berkomitmen melakukan isolasi mandiri. Pihak keluarga juga berjanji membantu proses tersebut,” kata Djoko.

Ia juga menegaskan, jika ada pekerja migran yang tidak melakukan isolasi diri, pihaknya bersama tim satgas covid-19 akan bertindak tegas. Tindakan itu bisa berupa isolasi paksa di tempat khusus. (Hym/Fer/MG/X-10)

BERITA TERKAIT