11 May 2020, 22:25 WIB

Diduga Sesak Nafas, Sekda Garut Meninggal


Kristiadi | Nusantara

DIDUGA karena sesak nafas, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Deni Suherlan, 57, meninggal dunia di rumah dinasnya di Komplek Sekretariat Daerah Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, sekitar pukul 08.00 WIB, Senin (11/5).

"Sebelumnya, almarhum memang sempat mengalami sesak napas dan akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut dan saya mendapatkan informasi jika almarhum menghembuskan nafas terakhir di rumah dinas Sekda," kata Bupati Garut, Rudy Gunawan, Senin (11/5).

Menurutnya, Deni Suherlan sebelumnya masih sempat berkumpul dengan forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Garut. Kepergian tersebut sempat tidak yakin begitu mendengar kabar Sekretaris Daerah meninggal dunia.

Baca juga :Anak Melarang Ibunya Mudik Malah Dibacok

Rudy mengungkapkan, awalnya hari ini Deni akan mendatangi Kantor Pos Indonesia dan akan memimpin untuk mencairkan dana bagi kelurahan yang akan dibagikan besok. Namun, rencana itu tersebut menjadi percakapan yang terakhir dirinya sebagai Ketua harian gugus tugas percepatan penanganan covid-19.

"Jenazah sudah disalatkan di Masjid Attaufiq Komplek perkantoran Sekretariat dan sudah dibawa ke rumah duka di Cijaura, Bandung dan di sana masih ada ibu almarhum. Deni akan dimakamkan di makam keluarganya di Kampung Cileutik, Padasuka, Kota Bandung," ujarnya.

Rudy menilai, almarhum merupakan sosok pekerja keras dan rendah hati.  ‘’Kami atas nama Pemkab Garut dan pimpinan daerah juga memberikan penghormatan terakhir serta turut berdukacita dan berbelasungkawa pada almarhum," paparnya. (OL-2)

 

 

BERITA TERKAIT