11 May 2020, 20:30 WIB

Kasus DBD di Karawang Naik Wajar


Cikwan Suwandi | Nusantara

JUMLAH kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Karawang, Jawa Barat terus meningkat, tercatat hingga April 2020 sebanyak 260 kasus. Kendati demikian, peningkatan kasus DBD masih dinilai wajar.

"Peningkatan ini wajar, karena memang bulan-bulan sekarang wabah DBD ini banyak terjadi," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Nanik Jodjana kepada Media Indonesia, Senin (11/5).

Nanik menyebutkan pada Januari terdapat 18 kasus, kemudian meningkat pada bulan Februari terdapat 47 kasus. Lalu pada bulan Maret 45 kasus  dan pada bulan April meningkat meroket tinggi terdapat 154 kasus.

"Untuk bulan (Mei) ini saya belum ada datanya, tetapi satu orang meninggal," ungkapnya.

Nanik mengajak masyarakat untuk waspada untuk melalukan pencehagan DBD. Salah satunya dengan gerakan 3M dan menunjuk satu anggota keluarga menjadi juru pemantau jentik (jumantik).

Peningkatan juga, Nanik sebutkan tidak ada hubungan dengan work from home (WFH) di pencegahan pandemi korona atau covid-19. "Enggak ada, saya minta warga tetap waspada," ucapnya.

Meski tak ada hubungan antara Covid-19 dengan DBD, Nanik menyebut gejala Covid-19 hampir sama. "Bedanya kalau Covid-19 ada tes swab," ujarnya. (OL-13)

Baca Juga: Unair Temukan Senyawan Obat Covid-19

Baca Juga: Pengurus Bus AKAP Bingung Kapan Beroperasi Lagi

BERITA TERKAIT