11 May 2020, 18:10 WIB

DPRD Minta Jangan Ada lagi Seremonial di Tempat Makan


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria angkat bicara soal kejadian kerumunan warga di halaman McD Sarinah Jakarta Pusat. Ia meminta agar kejadian tersebut tidak terulang kembali lantaran bisa membahayakan keselamatan warga terkait pandemi covid-19.

"Kalau bisa jangan ada lagi kegiatan seremonial seperti itu lagi. Baik dari pengelola McD maupun pihak lainnya," ujar Iman saat dihubungi, Jakarta, Senin (11/5).

Iman memaklumi memang kegiatan seremonial perpisahan itu karena warga ingin mengenang tempat makan tersebut. McDonald's pertama kali dibuka di Sarinah Thamrin pada 14 Februari 1991 dan menjadi restoran McDonald's pertama di Indonesia.

Baca juga: Kerumunan di McD Sarinah, Koalisi Pejalan Kaki : Kami Shock!

"Kerumunan itu kan hanya sesaat saja. Banyak historis untuk masyarakat memang. Jadi, begitu animonya, tapi jangan ada lagi seremonial selama PSBB ini," kata Iman.

Adanya kerumunan warga di halaman McD Sarinah, Jakarta Pusat juga disesalkan Ketua Komisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus.

Menurutnya, hal itu mengkhawatirkan menjadi area atau cluster penyebaran covid-19 terbaru. Pasalnya, dari video yang beredar mengenai seremonial perpisahan gerai tempat makan cepat saji itu, terlihat lebih dari 30 orang berkerumun.

"Jangan sampai ini menjadi cluster baru. Polisi bilang mereka menerapkan protokol kesehatan, yang mana? Orang mereka berkerumun gitu, saling dekat-dekatan. Seharusnya PSBB agak mirip jam malam. Jadi, yang berkeliaran malam hari itu hanya petugas. Ini sudah jadi preseden yang sangat buruk," ungkap Alfred. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT