11 May 2020, 16:51 WIB

PSBB akan Diperpanjang, Warga Bogor Diminta Bertahan


Dede Susianti | Megapolitan

PEMBATASAN Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 2 yang dimulai sejak 29 April di Kota Bogor berakhir besok. Pemerintah Kota Bogor kembali mengajukan permohonan perpanjangan tahap 3. Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

Menurut Dedie, pihaknya kembali mengajukan ke Gubernur Jawa Barat agar penerapan PSBB diperpanjang hingga 26 Mei atau setelah lebaran.

Baca juga:Izin Kemenperin Dituding Hambat Pembatasan Jumlah Penumpang KRL

"Baru diputuskan forkopimda, PSBB diperpanjang. Diajukan ke Gubernur Jawa Barat perpanjangan sampai 26 Mei 2020," kata Dedie dalam keterangan persnya, Senin (11/5) sore.

Dia menjelaskan, status bencana nasional covid-19 ditetapkan pemerintah sampai tanggal 29 Mei 2020, maka patokan pihaknya adalah mengikuti keputusan pemerintah pusat. Dengan demikian semua sektor yang tidak dikecualikan harus menyesuaikan.

Dia menyebut, untuk perpanjangan PSBB ini disepakati oleh seluruh kepala daerah di Bodebek (Bogor kota dan kabupaten, Depok, Bekasi kota dan kabupaten) saat rapat daring bersama Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat, akhir pekan kemarin. "Pokoknya kita ajukan dulu, yang putuskan gubernur," katanya.

Kepada masyarakat, khususnya warga Kota Bogor, pihaknya meminta untuk tetap bertahan dan ikuti aturan yang ada.

Sementara itu juru bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Korona Kota Bogor Sri Nowo Retno, menyebutkan untuk yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Bogor, totalnya sebanyak 95 kasus. 20 pasien telah dinyatakan sembuh. Pasien yang dalam perawatan rumah sakit sebanyak 61 orang dan meninggal sebanyak 14 orang.

Baca juga:PDIP Tuding Anies Tak Kontrol PSBB Secara Serius

"Setelah beberapa hari stagnan di 93, hari ini yang terkonfirmasi positif bertambah dua orang menjadi 95. Jumlah pasien yang sembuh kembali bertambah satu. Jadi saat ini pasien positif covid-19 yang sembuh totalnya sudah 20 orang," pungkasnya. (DD/A-3)

BERITA TERKAIT