11 May 2020, 15:50 WIB

Tanpa Masker Dilarang Melintas di Desa Aeramo Nagekeo


Alexander P. Taum | Nusantara

WARGA Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, melarang warga melintas maupun masuk ke Desanya  tanpa mengenakan masker. Tim Satgas Covid-19 di Desa melarang warga yang kedapatan tidak menggunakan masker melintas. Hal itu untuk mencegah penyebaran covid-19.

Kepala Desa Aeramo Dominggus Biu Dhore, mengatakan saat ini seluruh masyarakat Aeramo diwajibkan menggunakan masker. "Kami lakukan langkah tegas, bagi masyarakat di wilayah Desa Aeramo baik yang akan melintas atau keluar rumah wajib menggunakan masker. Kalau tidak kami sarankan kembali pulang atau tidak melintasi wilayah Desa Aeramo," ujar Kades Dhore, Senin (11/5).

Dikatakan, kesepakatan itu juga berlaku bagi warga luar yang melintasi wilayah Desa Aeramo semuanya harus mengenakan masker. Bila tidak silahkan memilih jalur lainnya.

Pemerintah Desa Aeramo mengajak masyarakat Nagekeo, khususnya Desa Aeramo turut berperan aktif memutus rantai penularan Covid-19. Hal ini dapat dilaksnakan dengan selalu menggunakan masker, tetap dirumah saja jika tidak ada kepentingan mendesak serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pemerintah Desa Aeramo menghimbau juga bagi masyarakat, khususnya Desa Aeramo agar lebih disiplin mengikuti arahan pemerintah.

Pemberian sanksi kembali untuk memulangkan warga yang tidak memakai masker di tengah ancaman penularan Covid-19 tersebut sebagai upaya menegakkan disiplin. Agar desa Aeramo tetap di Zero Covid-19.

"Penggunaan masker di tengah ancaman penularan Covid-19 adalah untuk menyelamatkan warga agar terhindar dari virus Covid-19 serta juga menyelamatkan orang lain untuk terhindar dari penularan virus corona," jelas Hendra Siga Kepala Dusun 4 Desa Aeramo. (OL-13).

BERITA TERKAIT