11 May 2020, 14:03 WIB

PSBB Berhasil Kurangi Jumlah Kasus Covid-19


Andhika Prasetyo | Humaniora

KETUA Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan bahwa daerah-daerah yang menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengalami perkembangan yang cukup bagus.

Seperti DKI Jakarta yang pada awal April lalu menyumbang 50% kasus secara nasional, pada awal Mei, setelah menerapkan PSBB, kontribusi pasien terkonfirmasi secara nasional turun menjadi 39%.

Ia pun meminta kepada daerah-daerah lain yang mengalami peningkatan kasus positif untuk segera mengajukan PSBB kepada Kementerian Kesehatan.

"Kita harap daerah memiliki inisiatif, mempersiapkan diri dengan jauh lebih baik," ujar Doni usai mengikuti rapat terbatas, Senin (11/5).

Hal tersebut harus dilakukan supaya tidak terjadi pengalihan kasus dari yang semula menumpuk di satu daerah menuju daerah yang lain yang sekarang belum mencatat banyak kasus.

Baca juga :PDIP Minta Anies Longgarkan PSBB

Dengan menerapkan PSBB, suatu wilayah bisa mencegah pergerakan atau kerumunan massa dalam jumlah besar yang bisa mengakibatkan laju penyebaran menjadi cepat.

Adapun, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19Wiku Adisasmito mengatakan kurva pertumbuhan kasus di Jakarta sempat melandai sebelum akhirnya kembali naik.

Wiku mengatakan pertumbuhan kasus positif di Jakarta lantaran pengetesan terhadap orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pengawasan (ODP) semakin banyak dilakuka. Dengan bertambahnya jumlah spesimen yang dites, potensi kasus positif pun ikut bertambah.

"Kita melihat tren naik atau turun itu secara mingguan, bukan harian jadi nanti kita akan lihat lagi," tuturnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT