11 May 2020, 13:30 WIB

PDIP Minta Anies Longgarkan PSBB


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Johnny Simanjutak meminta Pemprov DKI Jakarta melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Namun, hal itu tidak untuk semua kegiatan bakal dilonggarkan. Ia menyinggung soal tempat usaha makan yang secara bertahap dibuka kembali.

"PSBB di Jakarta perlu dilonggarkan untuk membantu cash flow keuangan DKI Jakarta yang cekak. Misalnya (membuka) mal, restoran dan sebagainya," ujar Johnny, Jakarta, Senin (11/5).

Apabila kegiatan selama PSBB dilonggarkan, Johnny meminta warga tetap patuh terhadap protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19. Menjaga jarak juga harus diutamakan selama berkegiatan.

"Tapi spirit disiplin pemutusan penularan covid-19 tetap diterapkan. Seperti physical distancing, pakai masker, tetap di rumah, tetap diterapkan. Mudik juga dilarang. Seperti di Malaysia juga dilonggarkan," jelas Johnny.

Selama PSBB dilonggarkan, Sekretaris Komisi E DPRD itu juga meminta ada sosialiasi intens dari tenaga kesehatan untuk terus meminta warga tetap berhati-hati. "Jangan meremehkan penularan covid-19," lanjutnya.

Baca juga: Manajemen McD Sarinah Kena Teguran Keras Satpol PP

Basis pengawalan, imbuh Johnny, di RW dan puskesmas. "Karena spirit awal pendirian puskesmas dahulu bukan titik beratnya pengobatan, tapi preventif. Di sinilah peran sosialisasi yang intens dengan semangat humanis. Jadi, puskesmas ikut mensosialisasikan," pungkas Johnny.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria mengungkapkan pihaknya berencana  memperpanjang lagi masa PSBB tahap II yang berakhir pada 22 Mei mendatang.

"Ya memang tentu akan kita diskusikan. Kita bahas bersama dan kita akan rapatkan ya. Idealnya PSBB itu diterapkan ada pengurangan (penularan covid-19)," ujar Riza saat siaran live di platform instagram, Jakarta, Jumat (8/5).

BERITA TERKAIT