11 May 2020, 08:18 WIB

Polsek Tambora Evakuasi Jemaah Musala Terpapar Covid-19


Zakaria Habib Al-Ra'zie | Megapolitan

PETUGAS dari Polsek Tambora Jakarta Barat bersama 3 pilar tambora melaksanakan evakuasi terhadap sejumlah jamaah di Musala Baitul Muslimin di RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (10/5).

Kegiatan evakuasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambora Kompol Iversoon Manosoh dan Camat Tambora, serta tim medis dari Puskesmas.

Kapolsek Tambora Kompol Iversoon Manosoh menjelaskan, evakuasi tesebut dilakukan terhadap sejumlah jemaah musala yang sudah melakukan kontak langsung dengan para jemaah lain yang positif Covid-19.

"Dari jemaah yang kami lakukan evakuasi ada sekitar 30 orang yang mana di indikasi sudah melakukan kontak fisik kepada para jemaah lain pada saat melakukan salat jemaah, tarawih," ujar Iversoon, Minggu (10/5).

Dilanjutkan Iversoon, para jemaah yang dinyatakan positif Covid-19 sebelumnya sudah dilakukan uji swab. Evakuasi itu bertujuan untuk melakukan pemisahan terhadap orang - orang yang tertular Covid 19 dengan warga masyarakat di sekitarnya.

"Dimana kita ketahui tambora merupakan daerah dengan permukiman padat penduduk (Slum Area) jika ada yang terpapar tidak kita lakukan tindakan secara cepat akan menjalar secara cepat penyebaran wabah virus covid 19 ini," ujarnya.

Baca juga: Sidang Pemugaran Plaza Sarinah Dilakukan Pekan Depan

Masih menurut Iversoon, jika hanya mengandalkan upaya dari tim medis puskesmas saja bisa mengalami banyak kendala, seperti ada warga yang menolak untuk dilakukan evakuasi dan dilakukan uji swab.

Sebagai bentuk antisipasi lanjutan, petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan di Mushola tersebut dan di sekitar lokasi serta pemukiman warga.

Iver menambahkan, terkait kejadian ini ia meminta seluruh warga masyarakat untuk senantiasa patuh terhadap Ketentuan PSBB dan Maklumat Kapolri, serta disiplin dlm melaksanakan protokol kesehatan.

"Jika semua ketentuan PSBB dan Maklumat Kapolri kita jalankan dengan baik, patuh dan disiplin maka mata rantai penularan Covid19 akan cepat berakhir," ujarnya. (A-2)

BERITA TERKAIT