11 May 2020, 03:50 WIB

Subang Perketat Pengawasan Para Calon Pemudik


Reza Sunarya | Nusantara

HARI kelima penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pelanggaran yang terjadi masih tinggi. Hal itu terlihat dari masih adanya warga yang nekat mudik dengan berusaha menerobos titik check point.

Minggu (10/5), aparat gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Pol PP, TNI dan Polri yang melakukan penjagaan di posko check point di jalur pantura maupun jalur selatan Subang seperti di Kecamatan Sagalaherang, memerintahkan puluhan pengendara kendaraan bermotor untuk putar balik.

"Penyekatan ini akan terus dilakukan semata untuk memutus rantai penularan virus corona, covid-19. Bagi para pelanggar kami  menyuruh berputar arah," kata Kapolsek Sagalaherang, Ajun Komisaris Darmono, Minggu (10/5)

Jumlah pemudik yang melintas jalur selatan Subang ini semakin hari semakin banyak. Jumlah kendaraan yang membawa pemudik makin meningkat jelang hari raya Idul Fitri.

Dadang, salah seorang pemudik dari Bekasi yang terkena razia mengaku, dirinya nekad mudik karena ada kepentingan keluarga. "Saya terpaksa mudik ada kepentingan keluarga," kata Dadang yang merupakan warga Sumedang.

Namun opetugas bergeming. Dadang dan sejumlah pemudik lainnya tetap dipaksa putar balik ketempat asal. (R-1).

 

 

BERITA TERKAIT