11 May 2020, 03:40 WIB

Fajar Nugros Bersiasat Hadapi Pandemi


MI | Humaniora

BUKAN hanya sektor industri yang kalang kabut menghadapi pandemi covid-19 ini, melainkan para pekerja seni pun ternyata harus berputar otak untuk dapat bertahan hidup di masa krisis seperti sekarang ini.

Keresahan inilah yang dibagikan sineas Fajar Nugros, 40, dalam sebuah obrolan daring yang dipandu Hanung Bramantyo di Instagram @dapurfilm, akhir pekan kemarin.

Fajar bercerita, lantaran wabah covid-19, dia terpaksa menghentikan syuting fi lm yang sedang digarapnya, Yowis Ben. “Waktu itu kita lagi syuting di Malang. Aku kumpulin teman-teman kru, terus aku kasih tahu kayaknya kita enggak bisa lanjut syuting. Risikonya mungkin akan lama, bisa 14 hari, bisa sebulan, kita enggak tahu waktu itu,” ungkap Fajar.

Ternyata break syuting berlanjut hingga hari ini. Sineas yang memulai debut pertamanya dengan menyutradarai film Queen Bee pada 2009 ini mengaku sempat mengira bahwa wabah covid-19 ini akan cepat berlalu. Namun, faktanya lain sehingga harus berdiam diri di rumah selama hampir dua bulan.

Pengarah film Tendangan dari Langit ini bahkan sempat harus mengeluarkan dana pribadinya untuk menutup beberapa proyek film yang terpaksa ditunda akibat pandemi yang tak kunjung usai ini. “Karena di film itu kan keluarga besar, kita enggak bisa senang-senang sendiri,” pungkasnya. (Bus/M-4)

BERITA TERKAIT