11 May 2020, 00:40 WIB

Dua Jemaah Tabligh asal Bangladesh Jalani Karantina di Babel


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

DUA jemaah Tabligh asal Bangladesh harus menjalani karantina di Wisma Pendidikan Dan Latihan (Diklat) Provinsi Bangka Belitung (Babel).  setelah hasil rapid test Covid-19 keduanya reaktif.

Ketua Sekretariat Pusdalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Mikron Antariksa, Minggu (10/5) mengatakan kedua jamaah tersebut dijemput tim pada Sabtu (9/5) dan langsung dibawa ke lokasi karantina. Keduanya dijemput di tim GTPPC Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang di Masjid An Nur Jalan Alpukat 2 Kelurahan Gajah Mada.

"Dua pasien ini, langsung dibawa ke Wisma Diklat Babel untuk dirawat dan dikarantina selama 14 hari sampai dengan dinyatakan sembuh atau negatif," ujarnya.

Dijelaskan Mikron. Kedua orang jamaah tabligh tersebut merupakan warga bagian dari delapan negara Bangladesh yang telah berada di Babel lebih kurang selama enam bulan.

"Salah seorang diantaranya pada 29 Maret 2020 lalu meninggal dunia dalam perawatan RSUP Ir Soekarno dan dimakamkan di Desa Air Anyir beberapa waktu lalu, disebabkan komorbity diabetes melitus dan
jantung." ucapnya. (R-1)

 

BERITA TERKAIT