10 May 2020, 23:55 WIB

Mau Masuk Yogyakarta, Pendatang Asal Zona Merah Jalani Rapid Test


Agus Utantoro | Nusantara

SEJUMLAH pendatang yang masuk maupun melintas wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dari arah timur, perbatasan DIY-Jawa Tengah di Prambanan, Sleman, harus menjalani rapid test. Kasat Lantas Polres Sleman Ajun Komisaris Mega Tetuko, Minggu (10/5) mengatakan, rapid test ini terutama terhadap mereka yang berasal dari kawasan epicentrum ataupun zona merah.

"Tujuannya agar tidak menjadi sumber penularan di lokasi-lokasi yang dikunjunginya termasuk di daerah tujuannya," kata Mega.

Menurut dia, pemeriksaan itu dilakukan di Pos Pemeriksaan yang ada di  perbatasan. Ia menjelaskan pemeriksaan dilakukan oleh petugas kesehatan.

Jika ditemukan yang hasil rapid test-nya reaktif, lanjutnya, maka akan segera diarahkan untuk mendapat perawatan lanjut. Rapid test ini sendiri, sudah digelas sejak Sabtu. Hingga Minggu (10/5), belum ada yang menunjukkan hasil reaktif.

Mega Tetuko menambahkan selain sampling rapid test, petugas yang berjaga di pos pemeriksaan juga mengingatkan agar penumpang mobil tetap memperhatikan jaga jarak fisik atau physical distancing dan tetap memakai masker.

"Mereka yang tidak memakai masker, kami minta untuk segera mengenakan masker. Kalau duduknya belum sesuai dengan anjuran jaga jarak, maka kami minta untuk menyesuaikan," katanya lagi.

Petugas lapangan, imbuhnya tak segan-segan memerintahkan kendaraan yang akan masuk wilayah DIY itu balik arah, jika memang tidak memenuhi ketentuan dan tidak mempunyai tujuan yang jelas di Yogyakarta. (R-1)

 

BERITA TERKAIT