11 May 2020, 02:05 WIB

Bundesliga Terancam Gagal Bergulir


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

LIGA Jerman terancam tidak bisa kembali bergulir akibat adanya pemain Dynamo Dresden yang terinfeksi virus korona (covid-19). 
Dynamo Dresden merupakan penghuni Bundesliga 2 atau liga kasta di bawah Bundesliga. Sabtu (9/5), Dynamo Dresden memutuskan untuk tidak tampil melawan Hannover pada akhir pekan ini. Klub melaporkan ada dua tambahan kasus virus korona dan mengharuskan
seluruh pemain dan staf menjalani karantina selama 14 hari.

“Dalam beberapa pekan terakhir, kami telah melakukan upaya besar, baik dalam hal personel dan logistik, untuk secara ketat menerapkan semua tindakan medis dan higienis yang ditentukan,” kata Direktur Olahraga Dresden Ralf Minge dilansir dari AFP.

“Kami berhubungan dengan otoritas kesehatan yang bertanggung jawab dan DFL (operator sepak bola Jerman). Faktanya kami tidak dapat berlatih atau berpartisipasi dalam permainan dalam 14 hari ke depan.”

Kasus di Dresden kini menjadi yang kedua untuk Liga Jerman. Pada pekan lalu, dua pemain dan satu staf klub Cologne yang tampil di Bundesliga juga dilaporkan tertular oleh korona. Kemunculan kasus di Dresden tentu akan memunculkan kekhawatiran baru jelang
dimulainya Liga Jerman pada Sabtu (16/5).

Padahal, Liga Jerman merupakan kompetisi sepak bola elite pertama di Eropa yang berniat untuk memulai lagi musim ini. Namun, CEO DFL Christian Seifert menilai tidak ada yang perlu dirisaukan dengan absennya Dresden. Menurutnya, situasi sekarang tidak bisa membuat siapa pun mempertanyakan kelanjutan musim ini.

“Bagi saya, ini bisa terjadi. Kita di awal dimulainya kembali (kompetisi),” ujar Seifert yang mengatakan Bundesliga ditarget rampung 30 Juni.

“Banyak pemain yang kontraknya akan berakhir. Jadi, kami ingin laga bisa dimainkan sebanyak mungkin sebelum batas akhir,” pungkasnya.


Kasus baru

Selain di Jerman, pemain sepak bola yang merumput di Inggris juga diberitakan positif korona. Adalah pemain Brighton, klub Liga Primer Inggris, yang disebutkan tertular setelah mengikuti tes kesehatan akhir pekan lalu.

Kepala Eksekutif Brighton Paul Barber mengonfirmasikan ada pemainnya yang positif terinfeksi, tetapi tidak merinci identitasnya. Pemain itu menj adi yang ketiga dari Brighton yang tertular. Sebelumnya, dua pemain dinyatakan positif setelah dites pada Maret dan April.

“Terlepas dari semua tindakan yang telah kami lakukan selama beberapa pekan terakhir, dengan para pemain belum terlibat dalam pelatihan signifi kan, kami masih mendapati pemain lain yang terkena covid-19,” kata Barber.

Pengumuman kasus baru tersebut juga akan menimbulkan tanda tanya apakah Liga Primer akan kembali berlanjut pada pekan depan. Pihak klub akan bertemu pada Senin (11/5) untuk membahas lebih lanjut ‘project restart’ yang merupakan rancangan langkah memulai lagi kompetisi. 

Dari Portugal, tiga pemain Vitoria Guimaraes juga dilaporkan terinfeksi. Pihak klub mengonfi rmasikan hal tersebut dan mengatakan ketiganya tidak menunjukkan gejala. (Skysports/Dailymail/R-3)

BERITA TERKAIT