10 May 2020, 16:22 WIB

Sebulan PSBB, 3.989 Perusahaan di Jakarta Terapkan WFH


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KEBIJAKAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta sudah berjalan sebulan. Jumlah perusahaan yang menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) terus bertambah.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI mengungkapkan saat ini sebanyak 3.989 perusahaan telah melaksanakan WFH. Itu dengan jumlah tenaga kerja mencapai 1,06 juta orang.

Baca juga: Langgar PSBB, Tidak Ada Denda Untuk Perusahaan

"Dari jumlah itu, 1.374 perusahaan dengan 184.270 tenaga kerja menghentikan seluruh kegiatan operasional kerjanya," ujar Kepala Disnaker DKI, Andri Yansyah dalam laporanya, Minggu (10/5).

Selain itu, 2.615 perusahaan dengan 879.415 tenaga kerja telah mengurangi sebagian kegiatan selama PSBB. Angka tersebut bertambah dari data per Sabtu (9/5) kemarin. Diketahui, 3.984 perusahaan melaksanakan WFH dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 1,06 juta orang.

Rinciannya, 1.373 perusahaan dengan 184.029 tenaga kerja menghentikan seluruh kegiatan kerja. Adapun yang mengurangi sebagian kegiatan kerja sebanyak 2.611 perusahaan dengan 878.615 tenaga kerja.

Baca juga: Kemenperin Kacaukan PSBB dengan Beri Izin Ratusan Perusahaan

Pada Jum’at (8/5) kemarin, Disnaker DKI telah menutup sementara 176 perusahaan yang melanggar PSBB. Mengingat, sejumlah perusahaan tidak masuk 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB berdasarkan Pergub Nomor 33 Tahun 2020.

Dari jumlah itu, sebanyak 45 perusahaan yang ditutup berlokasi di Jakarta Selatan. Kemudian 31 perusahaan berada di wilayah Jakarta Pusat. Di Jakarta Barat terdapat 44 perusahaan yang ditutup. Sementara itu, 33 perusahaan di Jakarta Utara harus ditutup. Terakhir, sebanyak 23 perusahaan di Jakarta Timur ditutup.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT