10 May 2020, 15:40 WIB

Bantu Warga di Perantauan, Ganjar Siap Tidak Terima Gaji


Akhmad Safuan | Nusantara

DEMI memberikan bantuan kepada warga di perantauan yang tidak mudik, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, siap tidak menerima gaji dan pendapatan lain selama setahun.

“Sebelum ini saya sudah komunikasi dengan Gubernur DKI, Gubernur Jabar dan Gubernur Banten, agar membantu warga Jateng yang tidak mudik. Mereka semua siap membantu,” ujar Ganjar kepada Media Indonesia, Minggu (10/5).

Lebih lanjut, Ganjar mengatakan dalam upaya membantu warga Jawa Tengah di perantauan, dirinya bahkan rela tidak digaji. Adapun gaji dan tunjangan dapat digunakan untuk meringankan beban warga di perantauan.

Baca juga: Daerah di Jawa Tengah Bentuk Kampung Siaga Covid-19

“Demi warga di perantauan, dalam setahun saya tidak gajian tidak apa-apa. Karena ini demi mengatasi covid-19 dan demi warga itu sendiri,” imbuh Ganjar.

Tantangan untuk menyumbangkan sebagian gaji, lanjut Ganjar, juga dilemparkan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Tengah. Setidaknya, eselon 2 atau eselon 3 senior. Selanjutnya, dana itu dikumpulkan untuk membantu warga di perantauan yang tidak bisa pulang kampung akibat pandemi covid-19.

“Ketika tantangan itu saya lempar tentu responnya beraneka macam,” pungkasnya.

Baca juga: Ganjar Siapkan TMP Untuk Tenaga Medis Gugur Akibat Covid-19

Para kepala daerah juga telah dihubungi untuk membantu warga di perantauan. Jika memang tidak bisa dipersilahkan, para bupati/wali kota menyerahkan kepada gubernur, sehingga dapat dibantu dengan cepat.

Ganjar mengakui dalam kondisi darurat, berbagai upaya harus ditempuh agar semua masalah dapat diselesaikan. Tidak hanya masalah di provinsi dan daerah, namun juga warga yang berada di perantauan.

“Tidak perlu berpikir regulasi, tetapi semua langkah harus cepat dan tepat. Sehingga diharapkan masalah covid-19 ini cepat selesai,” tutupnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT