10 May 2020, 08:10 WIB

Prancis Terbuka bisa Digelar Namun tanpa Penonton


Widhoroso | Olahraga

AJANG grand slam Prancis Terbuka 2020 bisa saja tetap berlangsung namun tanpa kehadiran penonton. Sebelumnya turnamen tenis lapangan tanah liat tersebut telah diundur pelaksanaannya.

Pandemi Covid-19 membuat panitia penyelanggara memundurkan jadwal Prancis Terbuika 2020 dari 24 Mei-7 Juni menjadi 20 September-4 Oktober. Namun, Ketua Federasi Tenis Prancis Bernard Guidicelli menyatakan semua kemungkinan masih bisa terjadi.        

"Kami belum mengesampingkan opsi apa pun. Roland Garros adalah yang pertama dan terpenting adalah pertandingan dan pemain Ada turnamen yang berlangsung di stadion dan di layar televisi," jelasnya.

"Jutaan pemirsa di seluruh dunia sedang menunggu. Mengorganisirnya secara tertutup akan memungkinkan bagian dari model bisnis. Ini tidak dapat diabaikan," imbuhnya.

Pandemi Covid-19 telah menghentikan semua turnamen tenis sejak pertengahan Maret lalu. Belum ada kepastian kapan turnamen-turnamen tenis bisa kembali digelar.

Wimbledon, yang juga menjadi ajang grand slama, dipastikan tidak akan digelar tahun ini. Ini menjadi kali pertama ajang tenis lapangan rumput itu tidak digelar sejak Perang Dunia II.

Sedangkan grand slam Amerika Serikat Terbuka 2020 masih tetap dijadwalkan berlangsung 31 Agustus-13 September mendatang. Namun belum ada kepastian ajang tersebut tetap akan digelar sesuai rencana. (AFP/R-1)

BERITA TERKAIT