10 May 2020, 06:40 WIB

Pemda Diminta Segera Penuhi Data Penerima Bansos


Ifa/X-7 | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) meminta distribusi bantuan sosial (bansos) sudah rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri. Untuk itu pemerintah daerah diminta secepatnya memenuhi kebutuhan data penerima bantuan sosial tunai (BST).

“Dari target 9 juta KK, kami belum mendapat 100%. Data baru yang kami terima ada 7,8 juta KK. Masih ada daerah yang belum mengirimkan data. Kami sudah minta agar dikirim kekurangannya yang 1,2 juta kepala keluarga (KK),” kata Menteri Sosial, Juliari P Batubara, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (8/5).

Persoalan data penerima bansos, lanjutnya, tidak bisa dilepaskan dari peran daerah karena daerah paling memahami kondisi warganya yang terdampak pandemi covid-19.

Sebelum distribusi bantuan dilakukan, Mensos telah menggelar pertemuan melalui video conference dengan para gubernur, wali kota, dan bupati. Dengan komunikasi tersebut, Kemensos memberikan keleluasaan kepada pemda untuk mengusulkan penerima bantuan sosial.

Menurut Juliari, pemda juga dipersilakan menyalurkan bansos kepada penerima di luar data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang dikelola Kemensos.

“Jadi, sebenarnya prosedurnya tidak sulit. Tidak benar kalau dikatakan prosesnya rumit. Kami tidak mengunci daftar penerima bansos hanya dari DTKS Kemensos. Kami memahami yang menjadi kebutuhan daerah,” tambahnya.

Juliari mengatakan per Sabtu (9/5), total sebanyak 2,6 juta KK yang telah menerima BST. “ Distribusi melalui transfer bank untuk penerima bansos yang memiliki nomor rekening. Adapun yang tidak memiliki rekening, dibayarkan di Kantor Pos dengan mendapatkan undangan lebih dulu,” tandasnya.

Sementara itu, Kemensos juga mulai menyalurkan bantuan sosial sembako (bansos sembako) bantuan Presiden untuk Kabupaten Bogor, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan (Tangsel), Depok dan Bekasi (Bodetabek).

Secara simbolik, distribusi bansos sembako mulai dilakukan di Kota Tangsel, Jumat (8/5). Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras bersama Wali Kota Tangsel Airien Rachmy Diani mengecek langsung proses distribusi bansos sembako kepada masyarakat terdampak
covid-19.

Hadir pula dalam kesempatan itu Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin dan segenap jajaran Forpimda Tangsel.

“Distribusi bansos sembako menjangkau 1,9 juta KK, antara lain 1,3 juta KK untuk DKI Jakarta dan 600.000 KK untuk Bodetabek, sementara Tangsel sendiri mendapat alokasi 75.961 KK,” ujar Hartono. (Ifa/X-7)

BERITA TERKAIT