10 May 2020, 04:40 WIB

Memasak dan Bernyanyi Bersama di Rumah


Galih Agus Saputra | Weekend

APA kabar sobat Medi dan bagaimana puasanya? Jika puasa tahun ini terasa lebih lama karena kalian di rumah saja, itu wajar kok. Meski begitu, sobat Medi harus tetap semangat puasa ataupun belajar di rumah ya!

Nah, untuk menghilangan kejenuh­an, sebetulnya banyak caranya walau dengan di rumah saja. Beberapa caranya ialah seperti yang ditunjukkan Ruru Kids melalui kanal Youtube-nya. Contohnya, pada 1 Mei lalu, Ruru Kids menampilkan konten belajar memasak dan bermusik.

Oiya, sebelumnya, Medi cerita dulu ya soal Ruru Kids. Ini ialah komunitas yang dibuat kakak-kakak dari organisasi nirlaba kesenian Ruang Rupa untuk berbagi ilmu pengetahuan, ter­utama di bidang kesenian. Melalui Ruru Kids, sobat Medi bisa belajar tentang seni rupa, musik, film, dongeng atau cerita, dan banyak hal lainnya.

Selain lewat kanal Youtube, berbagai kegiatan Ruru Kids juga bisa dilihat di akun Instagram @rurukidsjakarta. Nah, kembali ke konten belajar memasak dan bermusik tadi, yang tampil ialah Cetta bersama ayahnya, Mateus Bondan, dan Duo Mobysade.

Cetta dan Ayah Bondan mengajarkan cara membuat kue cubit. Memasak bersama sang ayah di rumah membuat Cetta tidak banyak jajan atau pesan makanan melalui aplikasi daring. Pembuatan kue cubit itu pun tergolong mudah sekaligus dapat dikreasi sesuai selera sobat Medi.

“Bahan-bahannya ada baking powder, telur, susu, dan oreo,” kata Cetta dalam siaran itu. Sebelum membuat kue cubit, Ayah Bondan berpesan, jangan lupa cuci tangan ya!

Setelah semua bahan siap, pertama yang harus diolah ialah oreonya. Untuk menghaluskan oreo, sobat Medi dapat menggunakan blender. Namun, jika tidak ada blender di rumah, sobat Medi juga dapat menghaluskannya dengan cara ditumbuk.

Setelah oreo cukup halus, bahan yang harus dicampur selanjutnya ialah satu kotak susu putih cair berukuran 100 ml. Masukkan juga dua butir telur tanpa dipisah putih dan kuningnya. Setelah itu, masukkan sedikit baking powder atau sebanyak ujung sendok kecil saja.

 Semua bahan yang telah dicampur kemudian diblender atau diaduk kembali agar semakin menyatu. Sambil menunggu adonan tersebut cukup halus, sobat Medi bisa memanaskan cetakan kue cubit di atas kompor dengan api sedang.

Agar lebih nikmat, kue cubit itu juga bisa ditambah berbagai taburan (topping). Ada keju, meses, atau selai buah, seperti stroberi dan nanas. Melihat Cetta dan Ayah Bondan memasak bersama seru banget lo.

Apalagi, kegiatan ini juga bisa dimanfaatkan untuk membuat hidangan berbuka. Namun, ingat, karena memasak menggunakan kompor, sobat Medi harus ditemani orangtua ya! Selain kue cubit, sobat Medi juga bisa mengajak orangtua di rumah untuk mencoba berbagai resep baru yang dewasa ini banyak diunggah di media sosial.

Main musik

Sebelum Cetta dan Ayah Bondan memasak, salah satu video klip lagu Duo Mobysade juga sempat diputar, yakni Ragam Indonesiaku. Lagu ini bercerita tentang ragam budaya Indonesia bersama kekayaan alam dan kulinernya. Melalui lagu ini pula, mereka berharap dapat menambah warna kemerdekaan anak-anak seusianya.

Duo Mobysade terdiri atas kakak beradik Eugene de Moby Montaro dan Eugenea de Sade Basia. Mereka sudah belajar alat musik sejak balita, sementara ide untuk bermain duo muncul beberapa waktu lalu ketika mereka tengah belajar sebuah lagu yang sama di tempat les.

“Kita latihan bareng, ternyata seru. Akhirnya main bareng,” tutur Moby kala itu di sela-sela penampilan di Ruru Kids Playground Volume 4. Moby dan Sade menampilkan beberapa lagu dengan sangat menarik. Mereka meng-cover lagu legendaris, seperi Fly Me to the Moon karya Frank Sinatra, Destination Moon karya Nat King Cole, termasuk Just the Two of Us yang dibawakan Bill Withers dan Grover Washington Jr.

Seperti kakak beradik lainnya, Moby dan Sade juga mengaku sesekali berantem di rumah lo, sobat Medi. Akan tetapi, mereka tetap saling mendukung dan menyayangi, serta berpesan agar adik-adik selalu menjaga diri di rumah selama musim pandemi. “Semoga kalian semua sehat selalu dan stay at home,” tutur Moby.

Pemerhati pendidikan sekaligus pekerja seni di Ruru Kids, Ibu Daniella Fitria Praptono, mengatakan bahwa Ruru Kids pada dasarnya selalu ingin menjadi bagian dari proses belajar sobat Medi.

“Salah satu tujuan Ruru Kids di masa pandemi ini untuk mendampingi anak dan orangtuanya agar tetap aktif dan kreatif di rumah,” tutur perempuan yang juga akrab disapa Ibu Kuns itu saat dihubungi Medi, Selasa (5/5) lalu. Jadi, teman-teman, mari kita tetap jadi kreatif meski tanpa keluar rumah! (M-1)

BERITA TERKAIT