10 May 2020, 02:00 WIB

Beyonce Beri Rapid Test Gratis ke Warga Houston


Fetry Wuryasti | Humaniora

FOTO yang menampilkan antrean mobil dan petugas berbaju hazmat diunggah penyanyi dan penulis lagu Beyonce di Instagram-nya, @beyonce, kemarin pagi. ‘Melihat kampung halamanku melakukan tugas mereka dan menjalankan tes hari ini membuatku sangat bahagia. H-Town (Houston), aku cinta kalian semua’, tulis perempuan berusia 38 tahun kelahiran Houston, Amerika Serikat, itu.

Unggahan yang terdiri atas sembilan foto dan satu video itu memperlihatkan pula simbol gerakan sosial yang diinisasi Beyonce, Bey Good. Lewat unggahan itu pula, istri dari rapper Jay-Z ini memberitahu jika pada hari ini akan dibuka layanan rapid test di Forest Brook Middle School.

Layanan rapid test itu merupakan wujud kampanye #IDidMyPart yang dijalankan Beyonce dan ibunya, Tina Knowles-Lawson, lewat Bey Good. Beyonce yang pada 2019 menduduki peringkat keenam daftar musikus terkaya dunia versi Forbes, dengan pendapatan tahun itu mencapai US$81 juta (sekitar Rp1,2 triliun), memberikan 1.000 paket tes gratis.

Dilansir People.com, layanan itu disediakan di beberapa tempat dan dilaksanakan oleh petugas medis. Bersama dengan tes gratis, Bey Good juga memberikan paket vitamin esensial, perlengkapan rumah tangga, dan peralatan perlindungan pribadi.

Sebelumnya, Beyonce yang telah memenangi 24 piala Grammy, termasuk bersama grup Destiny’s Child, pada akhir April menyumbangkan US$6 juta (sekitar Rp89 miliar) untuk bantuan melawan virus korona (covid-19) yang juga disalurkan melalui Bey Good.

“Virus ini mendatangkan malapetaka pada komunitas kulit hitam sehingga kita perlu gerakan untuk memprioritaskan kesehatan kita,” kata sang ibu, Tina Knowles-Lawson, soal warga yang menjadi sasaran tes itu.

Perempuan berusia 66 tahun yang juga seorang desainer itu pun mengajak warga untuk memanfaatkan layanan gratis ini. “Tertular tanpa gejala ialah cara Anda menginfeksi seluruh rumah tangga dan orangorang di sekitar, orang-orang yang Anda cintai. Kita harus pergi ke fasilitas pengujian gratis ini dan mencari tahu status kita,” tambahnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, sebanyak 28,2% dari semua pasien covid-19 di Amerika Serikat berkulit hitam atau Afrika-Amerika.


Negatif

Tina dan Beyonce sekeluarga juga telah menjalani tes covid-19 dan mendapatkan hasil negatif. Dengan kabar bahagia itu, Tina mengaku sudah tidak sabar untuk berkumpul dengan Beyonce dan ketiga cucunya. Tina mengaku sedih karena hari minggu yang selama ini menjadi hari kumpul dengan ketiga anak Beyonce sudah lama terlewati. Mereka pun berencana berkumpul lagi pada Senin (11/5) sekaligus untuk merayakan Hari Ibu. Dari Beyonce dan Jay-Z, Tina dikaruniai Blue Ivy (8) dan si kembar, Sir dan Rumi (2).

Selama pandemi, Beyonce aktif di berbagai gerakan untuk menggalang dana dan bantuan. Salah satunya ialah tampil di acara konser daring One World Together at Home, 19 April lalu. Penyanyi Single Ladies itu berterima kasih atas kerja tanpa pamrih orang-orang yang berada di industri makanan, mengirim pekerja, pengantar surat, dan karyawan sanitasi yang bekerja agar dia dan orang lain bisa aman berdiam di rumah.

“Malam ini kita merayakan pahlawan sejati. Mereka yang melakukan pengorbanan utama untuk menjaga kita semua aman, makan, dan sehat. Kepada para dokter, perawat, dan petugas kesehatan lain yang jauh dari keluarga mereka, merawat kami, kami terus berdoa
untuk keselamat an Anda,” kata Beyonce saat konser itu. (M-1)

BERITA TERKAIT