09 May 2020, 22:07 WIB

Ferdian Paleka Ditahan Terpisah dari Tahanan Lain


Siti Yona Hukmana | Nusantara

TERSANGKA kasus candaan (prank) sembako berisi sampah kepada waria, Ferdian Paleka menjadi korban perundungan di dalam tahanan. Polisi terpakasa memindahkan Ferdian dari selnya.

Tersangka kasus candaan (prank) sembako berisi sampah kepada waria, Ferdian Paleka, menjadi korban perundungan di dalam tahanan. Polisi memindahkan sel Ferdian.

"Pemisahan dulu untuk situasi aman," kata Kepala Polrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya Sabtu, (9/5).

Kondisi kesehatan Ferdian juga langsung diperiksa usai mendapat perundungan. Youtuber itu dipastikan dalam kondisi sehat.

Aksi perundungan itu, kata Ulung, direkam oleh seorang tahanan menggunakan telepon genggam miliknya. Ponsel itu diselundupkan ke dalam tahanan.

"Karena pada saat pandemi ini untuk tahanan di Polrestabes tidak menerima kunjungan siapa pun, kecuali makanan. Mungkin handphone diselipkan pada saat pemberian makanan kepada tahanan," kilah Ulung.

Dia menyebut ponsel telah disita petugas. Pihaknya juga memeriksa penjaga tahanan untuk mengungkap 'kecolongan' terhadap ponsel di dalam sel.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap penjaga tahananan sampai ke atasnya sampai Kasat Tahtinya (kepala satuan tahanan dan barang bukti) guna mempertanggungjawabkan kejadian ini," tegasnya.

Video perundungan terhadap Ferdian Paleka oleh tahanan lain beredar di media sosial hari ini. Peristiwa itu terjadi di dalam tahanan Satreskrim Polrestabes Bandung.

Ferdian bersama kedua rekannya Tubagus Fahddinar dan Aidil ditangkap petugas gabungan Polrestabes Bandung dan Polda Jabar di Kilometer 19 Tol Tangerang-Merak, Jumat, 8 Mei 2020.

Mereka ditangkap karena membuat konten Youtube membagi-bagikan sembako berisi sampah ke sejumlah transgender dan anak kecil di Kota Bandung, Jawa Barat. (OL-8).

 

BERITA TERKAIT