09 May 2020, 20:46 WIB

Polisi Benarkan Youtuber Ferdian Paleka Di-bully di Tahanan


Bayu Anggoro | Nusantara

KAPOLRESTABES Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya membenarkan perundungan terhadap pelaku kasus prank bantuan sembako sampah, Ferdian Paleka, di dalam sel tahanan.

"Video viral di dalam tahanan memang benar, itu terjadi karena para tahanan tidak suka terhadap kelompok ini karena memberikan bantuan berisi sampah," kata Ulung di Bandung, Sabtu (9/5).

Perundungan di dalam tahanan ini diketahui setelah videonya beredar luas di media sosial. Termasuk di akun Instagram @barlay_gilang93.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku "Prank" Ferdian Paleka

Dalam video berdurasi 31 detik itu, Ferdian Paleka disuruh masuk ke dalam tong sampah berwarna kuning oleh sesama tahanan. Dengan hanya mengenakan celana dalam, Youtuber itu menuruti permintaan untuk masuk ke dalam tong sampah.

"Masuk-masuk-masuk. Jongkok-jongkok," ucap tahanan lain.

Baca juga: Penangkapan Ferdian Paleka Diawali Kejar-Kejaran di Jalan Tol

Sementara pada video lainnya yang berdurasi 42 detik, Ferdian disuruh push up. Ejekan yang menyerupai tingkah lakunya saat jadi Youtuber pun terlihat jelas.

"Sok buru eureun (ayo cepat berhenti push upnya). Padahal bohong," ucap penghuni sel lainnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Skuyyy93 (@barlay_gilang93) on

Menurut Ulung, video itu berasal dari salah satu telepon seluler (ponsel) milik tahanan. Ponsel itu, kata dia, diduga diselundupkan ke dalam sel bersamaan dengan masuknya makanan dari luar.

"Pada saat pandemik ini di Polrestabes tidak menerima kunjungan kecuali makanan. Mungkin (ponsel) diselipkan pada saat pemberian makanan kepada tahanan," ucapnya.

Baca juga: Polisi Menduga Kaburnya Ferdian Paleka Dibantu Keluarga

Dengan adanya hal tersebut, dia akan melakukan pemeriksaan kepada para penjaga sel hingga kepada para atasannya untuk diminta pertanggungjawabannya.

Selain itu, pihak Polrestabes Bandung juga tidak akan lagi menerima makanan dari luar untuk para tahanan. Sehingga tidak ada lagi yang bisa menyelundupkan barang apapun termasuk ponsel.

"Saat ini kami melakukan pemeriksaan terhadap Ferdian, dia tetap sehat dan tidak ada kekurangan apapun juga. Kita sementara melakukan pemisahan dulu, menunggu situasi aman dulu," kata dia. (Ant/X-15)
 Bayu Anggoro

BERITA TERKAIT